Kongres PW HKI 2016 : Mengutus Wanita HKI Sebagai Tiang Doa Keluarga

 

Kongres PW HKI 2016 : Mengutus Wanita HKI Sebagai Tiang Doa Keluarga

“Kongres Persatuan Wanita (PW) HKI 2016 mengagendakan agar semua kembali ke keluarga. Semua diawali dari keluarga, sekolah yang pertama itu keluarga. Gereja yang pertama adalah keluarga. Karena keluarga ciptaan Tuhan di tengah-tengah dunia maka harus dirawat. Seorang ibu pendoa untuk suami, keluarga dan anak-anaknya untuk generasi bangsa dan negara. Kongres PW HKI ini akan mengutus wanita HKI sebagai tiang doa di tengah-tengah keluarga dan menjadi penggerak perdamaian di masyarakat dan kehidupan gereja”

Perhelatan Kongres PW HKI berlangsung selama empat hari, 23-26 Juni 2016 yang dipusatkan di Kantor Pusat HKI Jalan Melanthon Siregar, Kota Pematangsiantar, berjalan meriah dan sukses.

Tema kongres PW HKI 2016 ‘Hidup bersama sebagai keluarga Allah (Efesus 2:19-21)’. Sedangkan sub tema ‘Melalui kongres PW HKI kiranya iman dan sumber daya manusia wanita HKI semakin bertumbuh dalam menghadapi era globalisasi dan Iptek yang semakin canggih’.

Acara pembukaan dihadiri ribuan jemaat yang terdiri dari perwakilan PW HKI dari masing-masing daerah se Indonesia, para undangan dan rombongan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Ketua umum Panitia Kongres PW HKI St H br Lumbantobing mengatakan, sebelum Kongres PW HKI, panitia telah menyelenggarakan kegiatan pra-kongres,  antara lain, lomba menggambar untuk anak-anak sekolah minggu dengan tema ‘Orangtua Sahabat Anak’. Lalu, melakukan penanaman pohon di beberapa Resort Gereja HKI yang dirangkai dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Sementara kegiatan Kongres PW-HKI 2016 terdiri dari, laporaan pertanggungjawaban pengurus Pusat PW-HKI periode 2010-2015, melaksanakan seminar dengan pembicara Prof Dr F Simangunsong MEd Psi dan Pendeta Benny Sinaga MTh.  Workshop Balai Latihan Kerja (BLK) HKI yang dikhususkan kepada para wanita yang menjadi korban Gunung Sinabung, pemilihan pengurus baru 2015-2020 dan terakhir penyusunan program pengurus baru 2015-2020.

“Isu kekerasan terhadap anak dan perempuan, kenakalan remaja, narkoba hingga pelecehan seksual, menjadi salah satu materi pembahasan di kongres PW HKI. Tidak lupa persoalan lingkungan khususnya pelestarian Danau Toba masuk menjadi poin pembahasan kongres,” jelas St H br Lumbantobing didampingi Sekretaris panitia St R br Silaban SPd MM, bendahara St Gr H br Sijabat BA STh.

Sekjend HKI Pdt Dr Batara Sihombing MTh pada kotbah ibadah pembukaan kongres menyampaikan, keluarga merupakan satu-satunya harapan dan benteng terakhir mengawasi, membina, membentuk dan memelihara nilai-nilai etis, moral dan peradaban kemanusiaan, termasuk nilai-nilai kekristenan.

Belakangan, dikuatirkan telah terjadi degradasi moral dalam keluarga. Kehidupan suami istri dan anak telah dirongrong sehingga meruntuhkan keutuhan keluarga. Kondisi keluarga seperti itu membutuhkan pemulihan untuk mengembalikan fungsi keluarga yang sebenarnya. Sebab itu, kehidupan keluarga perlu dibangun dan disegarkan kembali serta dipulihkan agar dapat melaksanakan fungsinya sebagaimana mestinya. Tentu memulihkan fungsi keluarga, keberadaan seorang wanita berperan potensial. “Harapannya pengurus PW HKI yang terpilih dapat menunjukkan keteladanan baik di tengah keluarga dan masyarakat. Untuk mengarahkan anak-anak melalui kegiatan sekolah minggu, mengarahkan para remaja agar dapat terhindar berbagai persoalan yang kompleks. Seperti persoalan kekerasan perempuan dan anak, human trafficking hingga persoalan narkoba yang saat ini menjadi persoalan serius di negara ini. Tentu semua persoalan ini tidak terlepas dari pentingnya peran seorang ibu yang dimulai keluarga,” jelasnya.

Turut hadir pada pembukaan kongres PW HKI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak diwakili Fernandez Hutagalung, Kementerian agama diwakili Lisda Manurung MPk, Gubsu diwakili Ir Halen Purba MM, pemerintah daerah diwakili Bupati Simalungun DR JR Saragih MM, PGI Pusat diwakili Pdt Enida Girsang, UEM diwakili Pdt Jenny Keliat serta para undangan lainnya.

Di akhir kongres, pelantikan pengurus pusat PW HKI periode 2015-2020 terpilih. Penasehat Ny Pdt M Pahala Hutabarat STh MM br Sianipar, Ny Pdt Dr Batara Sihombing MTh br Sumbayak, St Hermina br Lumbantobing.

Ketua umum St Louise M br Sitompul SH MKn, ketua I St Saur br Manurung SPd, ketua II St Dra Rusmauli br Simbolon MPdk, ketua III St Edelina br Hutagalung SPd. Sekretaris umum St Nora br Simanjuntak, sekretaris I Dra Ance br Simamora, sekretaris II Pinceria br Sinaga. Bendahara umum Delima br Hutasoit, wakil bendahara Renta br Hutabarat. (MBW/RH)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *