40 Tahun Partnership HKI-EKK HAMM Jerman

40 Jahre Parnerschaft (1978-2018) HKI und EKK HAMM Jerman

Thema : Sei gehen zusammen zu Jesus (Vergl. Lukas 24:15)

Mereka berjalan bersama Yesus (Bnd. Lukas 24;15)

 

Perayaan 40 tahun partnership (kemitraan) Huria Kristen Indonesia (HKI) dengan Evanglischer Kirchenkreis HAMM (EKK HAMM) dirangkai dengan berbagai kegiatan bersama sebagai ungkapan syukur.

Ephorus HKI Pdt M Pahala Hutabarat MM didampingi Sekjen Pdt Dr Batara Sihombing MTh pada sambutan acara puncak perayaan 40 Tahun Partnership HKI-EKK HAMM yang digelar di Kantor Pusat HKI, Rabu (21/2), mengatakan selamat datang delegasi EKK HAMM Jerman di Indonesia. Ada Detlef Belter, Ralf Gumprich, Sarah Mueller, Karola Woestmann, Mareike Woerdenweber, Steffi Schulz, Friedgard Wess, Volker Alteheld.

“Saya percaya karena kita berjalan dengan Yesus maka semua dapat kita lalui tanpa kekurangan apapun. Perhatian dari EKK HMM sangat luar biasa untuk HKI. EKK HAMM selalu melihat ke depan. Jauh melihat masa depan,” ungkap Pdt M Pahala Hutabarat.

Perjalanan 40 tahun bukanlah singkat. Selama 40 Tahun Partnership telah membawa berkat bagi HKI dan EKK HAMM. Dengan partnership ini, EKK HAMM juga tidak membiarkan kita menderita dan kekurangan.

“Ketika kami berkunjung ke Jerman Mei 2016 maka selalu berdiskusi, baik tentang kegiatan seperti zending maupun tentang anak-anak di Panti Asuhan Zarfat HKI. Tentu, partnership itu harus dilandasi kejujuran,” tambahnya.

Sama dengan kedatangan delegasi EKK HAMM ke Indonesia pada 15 Februari 2018, pertama yang ditanya adalah bagaimana kehidupan pendeta pensiun, bagaimana kehidupan anak-anak Zarfat dan bagaimana perkembangan zending.

“Partnership ini bisa terjadi karena Tuhan. Semua ini kita awali dari bercakap-cakap dan bertukar pikiran. Ketika terjadi percakapan dan datanglah Yesus kepada HKI-EKK HAMM, lalu berjalan bersama-sama dengan HKI-EKK HAMM. Sama dengan tema partnership kali ini dari Lukas 24:15,” ungkap Ephorus HKI.

Pdt M Pahala Hutabarat juga mengajak seluruh Jemaat HKI jangan membiarkan setiap kesempatan itu lewat begitu saja.

“Mari kita semua Jemaat HKI berpikir untuk HKI, jangan biarkan hanya EKK HAMM yang memikirkan HKI. Mari kita seluruh jemaat HKI memikirkan masa depan HKI,” tegasnya.

Delegasi EKK HAMM yang diwakili Detlef Belter mengatakan, partnership HKI-EKK HAMM sudah dimulai sejak dirinya kecil, meski saat itu ia belum mengetahuinya. Setelah menjadi pendeta, Detlef baru mendengar pasti adanya kemitraan. Tetapi Detlef saat itu kurang tertarik karena mengira itu hanya hubungan orang-orang tertentu saja. Namun, sejak tahun 2000, Detlef sendiri yang bertanggungjawab untuk kemitraan itu.

“Sekarang saya merasakan kemitraan bukan hanya uang, tetapi kemitraan membutuhkan sejarah, mengenal lebih dekat lagi jemaat yang percaya kepada Tuhan,” ungkap Detlef.

Detlef mengaku sudah 4 kali menjadi tamu dan secara khusus senang sekali karena berjumpa dengan orang yang sudah dia kenal. Demikianlah kemitraan EKK-HAMM sudah membangun jembatan yang menghubungkan kemitraan.

“Karena itu mari kita sama-sama percaya kepada Yesus, sebab Dia yang pasti tau jalan-jalan kita. Dan kemitraan ini bukan satu jalan saja. Jemaat HKI juga sudah banyak memberi dan itu sudah kami rasakan saat ini. Sukacita yang kami terima ini akan kami bawa ke Jerman dan memberikannya kepada orang-orang di EKK HAMM. Sebelum mengakahiri sambutan, Detlef juga menyampaikan salam dari Superintendens Frank Millrat, yang saat sedang sakit.

“Pertolonganku ialah dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi (Maz 121:2). Dengan kalimat yang begitu indah ini terjalinlah hubungan EKK HAMM dan HKI. Terjalinlah hubungan kasih dengan anak-anak kami di Rumah Zarfat. Dengan kalimat: Pertolonganku ialah dari Tuhan, kami mengunjungi saudara-saudara semua. Ada 10 kali utusan dari HKI mengunjungi EKK HAMM dan 8 kali kunjungan dari EKK HAMM ke HKI, belum termasuk kunjungan yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Tiga kali kunjungan antar pemuda dari HAMM ke Indonesia dan dari Indonesia ke HAMM. Tidakkah itu menjadi kekayaan yang luar biasa di dalam kemitraan kita. Dan semakin kita menyadari bahwa kita semua, HKI dan EKK HAMM adalah saksi dari cinta Tuhan” ungkap Detlef membacakan sambutan Superintenden Frank Millrath.

Sebelumnya delegasi EKK HAMM mengunjungi Zarfat HKI, SMK HKI Sarulla dan akan mengunjungi beberapa tempat zending HKI. Di Zarfat HKI, delegasi EKK HAMM berbagi dengan memberikan bantuan dana, membagi hadiah, gelang partnership, dan baju kepada anak-anak. Sebaliknya, anak-anak Zarfat juga memberikan cindramata yang merupakan karya anak-anak.

Sementara di acara puncak yang digelar di Kantor Pusat HKI Jalan Melanthon Siregar Siantar digelar kebaktian malam keakraban. Delegasi EKK HAMM memberikan lukisan 40 tahun partnership HKI-EKK HAMM. Di pengujung acara, penyematan ulos kepada delegasi dan pemotongan kue serta penandatanganan prasasti 40 tahun partnership HKI-EKK HAMM. (rah)

Sumber : Metrosiantar

 

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *