REVISI TATA GEREJA HKI: Term Of Reference (Tor) Revisi Tata Gereja HKI 2005

  1. LATAR BELAKANG
  • Huria Kristen Indonesia (pada awal berdirinya bernama Huria Christen Batak/HChB) telah berdiri sejak 01 Mei 1927 di Pantoan, Pematangsiantar. Pada awal peresmian HChB yang dihadiri pemerintah Hindia Belanda yang ada di Simsalungun. Namun Pemerintah Hindia Belanda belum menganggap HChB sebagai gereja (Kerk), tetapi menganggap sebagai perkumpulan (vereeniging ) yang bergerak dibidang keagamaan, sehingga diberi nama Vereeniging Hoeria Christen Batak (Vr.HChB), yakni pada 27 Mei 1933 dengan Besluit Nomor 29.  Selanjutnya menjadi berbadan hukum dengan besluit no 17 pada tanggal 06 Juli 1933, yang dapat melaksanakan sakramen (Baptisan dan Perjamuan Kudus). Sebagai HChB, telah memiliki “Statuten Reglement”, yang kemudian diperbaharui pada tahun 1956/1957 (setelah berubah nama menjadi HKI pada Sinode yang ke-29 tanggal 16-17 Nopember 1946 di HChB/HKI Patane-Porsea). Selanjutnya statuta tersebut diperbaharui lagi pada tahun 1968, 1978, 1998, 2005 (pada Sinode HKI ke-57 di Sukamakmur), tahun 2008 diperbaharui lagi (pada Sinode HKI ke-58 di Hotel Mickie Holiday Berastagi). Kemudian pada Sinode HKI ke-60 di HKI Tarutung Kota/STAKPN Tarutung di amandemen Pasal mengenai sistem Pemilihan Pucuk Pimpinan HKI (Ephorus dan Sekretaris Jenderal) dengan sistem undi.
  • Tata Gereja sangatlah penting dalam proses pelayanan gereja di tengah zaman yang penuh tantangan dan yang selalu berubah-ubah setiap waktu. Tentu untuk dapat menjawab berbagai pergumulan hidup warganya, peran gereja sebagai wujud “Tubuh Kristus” di dunia yang diharapkan dapat berdampak dan mewarnai dunia ini seturut kehendakNya, maka peran Tata Gereja menjadi hal yang penting sebagai dasar pergerakan pelayanannya. HKI sebagai gereja yang modern, adalah terbuka dan siap menghadapi berbagai perubahan zaman. Sebagaimana tertuang dalam Visi HKI: “Menjadi Huria yang Kuat Iman,  Missioner, Modern dan Berdedikasi. Paradigma Keterbukaan ini tampak bahwa pada Sinode HKI yang ke-62 di Duri, Riau memutuskan untuk mengangkat Tim Revisi Tata gereja HKI 2005 secara menyeluruh untuk dapat dipergunakan, secara efektif pada Sinode 2020.
  • Menindaklanjuti ketetapan sinode tersebutlah, maka setelah Pucuk Pimpinan menetapkan Anggota Tim Revisi Tata Gereja, segera bekerja memulai proses Pembuatan Tata Gereja yang akan selesai ditargetkan akhir Tahun 2019. Selanjutnya disosialisasikan ke seluruh Jemaat HKI sejak Januari hingga pelaksanaan Sinode HKI Tahun 2020. Waktu pengerjaan selama lebih kurang setahun ini, akan digunakan semaksimal mungkin oleh Tim yang sudah diangkat oleh Pucuk Pimpinan HKI. Pucuk Pimpinan HKI, sebagai Penasehat dan Pengarah kerja tim, serta mendapat pembekalan dari beberapa kaum profesional sebagai nara sumber, diharapkan dapat membuahkan hasil sebagaimana diharapkan.
  1. Tujuan:
  • Tata Gereja HKI yang akan diterbitkan dapat memuat pendasaran eklesiologi terhadap aturan gereja, hal itu akan memampukan gereja untuk melayani sesuai dengan hekakat dirinya dan dengan demikian gereja menjadi gereja yang nyata.
  • Penataan Pelayanan dan para pelayan yang sesuai dengan hakikat Gereja akan menjadikan proses pembangunan jemaat berjalan dengan baik dan berdampak bagi gereja dan masyarakat.
  • Tata Gereja yang memuat Tata Dasar, Peraturan Rumah Tangga dan Hukum Siasat Gereja, jangan sampai menjadi batu sandungan bagi pembangunan jemaat, tapi justru  menjadi alat bagi pembangunan jemaat.
  1. Metode Pelaksanaan:
  2. Tim Revisi yang diangkat oleh Pucuk Pimpinan yang terdiri dari utusan setiap daerah sebanyak 24 orang ditambah beberapa orang yang dihunjuk langsung oleh Pucuk Pimpinan, keseluruhan berjumlah 51 orang termasuk didalamnya seorang Konsultan sebagai pendamping dari proses awal hingga rampungnya Tata Gereja tersebut.
  3. Tim Revisi akan difasilitasi oleh Pucuk Pimpinan c/q Departemen Penelitian Pengembangan.
  4. Tim Revisi akan didampingi beberapa nara Sumber, baik dari dalam dan luar HKI.
  5. Kerja-kerja tim dari awal hingga selesai didampingi oleh seorang Konsultan, yakni: Pdt. Dr. Lazarus Purwanto (Ahli sejarah gereja/ eklesiologi).
  6. Pengadaan “Seminar dan Lokakarya Eklesiologi HKI”, sebagai wahana pembekalan Tim, dari beberapa Nara Sumber:

1). Pucuk Pimpinan HKI, dengan Topik :

– “Pemetaan Konteks Sosio HKI, Suatu Tinjauan Dokumen Sejarah HKI dari Parokial ke Missioner” (Ephorus HKI)

– “HKI dan Missinya menurut dokumen-dokumen HKI.” (Sekretaris Jenderal HKI).

2). Pdt. MAE. Samosir, MTh., dengan Topik: “Misi Gereja dalam peta Sejarah HKI ”

3). Pdt. Dr. Langsung Sitorus, M.Th., dengan Topik: “Tata Gereja ditinjau dari aspek Theologi”

4). Pdt.Dr. H.R. Panjaitan, D.Min. dengan Topik: “Model Kepemimpinan Gerejawi dalam konteks HKI.”

5). Pdt. Prof. DR. Emmanuel Gerrit Singgih “Menuju Kehidupan Bergereja yang Kontekstual.”

6). Pdt. Dr. Lazarus (Konsultan Revisi/ Penyusunan Tata Gereja HKI 2020).

  1. Tim Revisi mengadakan pertemuan bersama dengan para nara sumber, sebanyak tiga kali. Selanjutnya Tim Revisi dalam kerja-kerjanya akan didampingi oleh Konsultan hingga merampungkan Konsep Tata Gereja yang akan disahkan pada Sinode HKI Tahun 2020.
  2. Proses awal hingga akhir pekerjaan tim akan difasilitasi oleh Departemen Litbang dibantu beberapa orang yang juga sekaligus anggota tim, untuk memperlancar jalannya kerja-kerja tim.

 

  1. Waktu dan Tempat
Waktu Kegiatan Tempat
Oktber 2018 Surat Keputusan Pengangkatan Tim Revisi oleh PP HKI  
Minggu I Nopember 2018 Undangan Pertemuan kepada Anggota Tim dan Para Nara Sumber  
Minggu II Januari 2019 Seminar Lokakarya Tahap Pertama (Tim dan Para Nara Sumber) P. Siantar

 

Pebruari 2019 Seminar Lokakarya Tahap Kedua (Tim dan Para Nara Sumber)

 

Muara
Maret 2019 Presentasi Mukadimah Tata Gereja di Rapat Konven Pendeta  
Minggu II April 2019 Pertemuan dan Kerja Tim Revisi Tata Gereja, pembagian Komisi Kerja: Mukadimah, Tata Dasar, PRT, HSG. P. Siantar
Minggu II Mei 2019 Pertemuan dan Kerja Tim Revisi Tata Gereja P. Siantar
Minggu II Juni 2019 Pertemuan dan Kerja Tim Revisi Tata Gereja Medan
Minggu II Juli 2019 Pertemuan dan Kerja Tim Revisi Tata Gereja P. Siantar
Minggu II Agst 2019 Pertemuan dan Kerja Tim Revisi Tata Gereja Muara
Minggu II Sept 2019 Pertemuan dan Kerja Tim Revisi Tata Gereja P. Siantar
Minggu II Okt. 2019 Pertemuan dan Kerja Tim Revisi Tata Gereja P. Siantar
Minggu II Nop 2019 Pertemuan dan Kerja Tim Revisi Tata Gereja Medan
Minggu II Des 2019 Pertemuan dan Kerja Tim Revisi Tata Gereja P. Siantar
Minggu II – III Jan. 2020. Pencetakan Draft Tata Gereja 250 ex.  
Minggu I Pebr. 2020 Pengiriman Soft Copy Draft tata Gereja ke seluruh Pendeta via Email  
Maret 2020 Presentasi Draft Tata gereja di Konven Pendeta  
Minggu II Aprl 2020 Pertemuan dan Kerja Tim Revisi Tata Gereja Muara
Minggu II Mei 2020 Pertemuan dan Kerja Tim Revisi Tata Gereja P. Siantar
Minggu II Juni 2020 Pertemuan dan Kerja Tim Revisi Tata Gereja P. Siantar
Minggu I – II Jun 2020 Pencetakan Draft Tata Gereja 500 ex.  
Juli 2020 Presentasi dan Rencana Pengesahan di Sinode 2020.  
  1. DAFTAR ANGGOTA TIM REVISI TATA GEREJA HKI (terlampir)
  2. Penutup

Demikianlah Kerangka Acuan Kegiatan ini kami perbuat, sebagai panduan dasar bagi kita untuk melaksanakan kegiatan Revisi Tata Gereja HKI ini. Dengan harapan, Tim yang dibentuk dapat menghasilkan Konsep Tata Gereja HKI yang akan disahkan pada Sinode yang akan datang.

Fasilitator

Pdt. Tumbur Siahaan                           Pdt Naomi Simarmata              Pdt. Riston Eirene Sihotang

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *