Aku Hidup Karena KasihNya

RENUNGAN

Kamis, 21 Maret 2019

1 Yohanes 4:9 Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.

Aku Hidup Karena KasihNya

Motivasi dalam melakukan suatu tindakan seringkali lebih penting daripada tindakan itu sendiri. Motivasi menentukan apakah suatu tindakan kebaikan benar-benar merupakan tindakan yang penuh kasih. Sebagai contoh, kita dengan mudah membedakan bantuan sosial dan suap dari sisi motivasi. Walaupun dua tindakan ini sama-sama melibatkan pemberian materi kepada orang lain, namun keduanya berbeda: yang pertama disebut kasih, yang kedua disebut manipulasi. Ironisnya, banyak tindakan “kasih” justru bersifat manipulatif. Seorang pemudi menggunakan seks untuk mendapatkan cinta sementara si pemuda menggunakan cinta untuk mendapatkan seks. Jemaat memperalat persembahan dan persepuluhan sebagai cara jitu untuk diberkati Tuhan lebih banyak lagi. Jika demikian, alasan apa yang membuat kasih Kristiani menjadi begitu unggul dan unik jika dibandingkan dengan yang lain?
Kita mengasihi karena kasih berasal dari Allah (4:7b-8). Alasan ini secara indah dimulai dengan “kasih berasal dari Allah” (ayat 7b) dan diakhiri dengan “Allah adalah kasih” (ayat 8b). Yohanes tampaknya ingin menegaskan bahwa Allah bukan hanya sebagai sumber kasih (ayat 7a), tetapi Allah sendiri adalah kasih. Artinya, hakekat Allah tidak dapat terpisahkan dari kasih.Allah adalah kasih dan telah mengasihi kita terlebih dahulu. Ia menyatakan kasih ini melalui pemberian Anak-Nya. Karena Allah begitu mengasihi kita, maka kita juga harus mengasihi Dia, mengasihi satu sama lain.
Saudaraku, jika kita mengasihi sesama, barulah kita dapat mengasihi Allah. Kasih Allah kepada kita dan kasih kita kepada-Nya dan sesama, hendaknya memacu kepercayaan kita tanpa takut, karena kita telah mengalahkan dunia seperti Kristus. (RES)

Doa: Ya Tuhan, mampukan kami menjadi saluran kasih-Mu.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *