MARILAH

RENUNGAN

Rabu, 17 April 2019

Lukas 14: 17: “menjelang perjamuan itu dimulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan: marilah, sebab segala sesuatu sudah siap.

Apakah yang terlintas dalam benak kita mengenai suasana pesta? Pesta selalu identik dengan suasana yang penuh sukacita. Ada makanan, keramaian, dan meriah bahkan ada yang memakai musik untuk menambah suasana sukacita. Ada beberapa orang sangat suka dengan suasana pesta, dan ada juga beberapa yang tidak suka untuk pergi ke pesta dengan berbagai alasan di dalamnya.

Nas renungan ini merupakan perumpamaan Yesus mengenai hal Kerajaan Allah. Yesus memberikan gambaran bahwa pesta dalam nas renungan itu adalah Kerajaan Allah. Melalui perumpamaan ini kita melihat bagaimana Allah sebagai pemilik pesta mengundang orang – orang untuk menghadiri pesta yaitu datang kepada Kerajaan Allah. Kerajaan Allah penuh dengan berkat dan sukacita dan di dalamnya berlimpah kasih karunia dan rahmat. Namun beberapa orang menolak untuk hadir atau datang kepada pesta, yang berarti menolak untuk datang ke Kerajaan Allah. Seorang yang tidak mengikuti pesta berarti ia tidak ikut serta merasakan sukacita atau merasakan segala berkat dan rahmat yang Allah akan berikan, seperti yang Allah berikan kepada orang yang mau datang.

Saudaraku, Gereja merupakan suatu gambaran Kerajaan Allah yang akan nyata ketika Yesus Kristus datang kedua kali. Gereja saat ini menyampaikan undangan kepada semua orang untuk menerima berkat dan rahmat dari Allah.  Namun, masih ada bahkan banyak orang tidak mengindahkan undangan itu hanya karena berbagai alasan yang dibuatnya. Marilah saudara, mari kita memenuhi undangan untuk menghadiri pesta Kerajaan Allah melalui Gereja agar kita beroleh berkat dan rahmat melalui Gereja.(RES)

 

Doa: Ya Tuhan, berilah kami berkat dan rahmat yang dari Engkau.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *