MATA AIR KESELAMATAN

RENUNGAN

Kamis, 18 April 2019

Yesaya 12 : 3: “maka kamu akan menimba air dengan kegiarangan dari mata air keselamatan”

Air merupakan unsur kebutuhan primer setiap makhluk hidup, yakni manusia, hewan, dan tumbuhan. Ahli kesehatan mengatakan bahwa dalam tubuh manusia harus terdapat 50 – 70 persen air. Kekurangan air dapat menyebabkan dehidrasi yang mengakibatkan seseorang itu haus, lemas, tidak konsentrasi, gelisah, dan ketika tubuhnya sangat kekurangan air dapat menyebabkan seseorang meninggal. Tubuh kita membutuhkan air untuk memberi kesegaran pada tubuh, menjaga kerja ginjal, bahkan untuk menyucikan berbagai zat-zat racun dalam tubuh setelah disaring oleh organ hati dalam tubuh.

Umat Israel diibaratkan seseorang yang telah kehausan air yang menyebabkan bangsa itu gelisah, tidak tenang, bahkan bagaikan seorang yang sangat kehausan seperti berhadapan dengan kematian. Oleh karena dosa, maka mereka tidak ada lagi waktu untuk mendengarkan Firman Allah. Firman Allah, itulah Air yang akan menyucikan dosa orang Israel. Dengan Firman Allah, bangsa itu mengetahui betapa berdosanya mereka terhadap Allah. Namun mereka menolak Firman Allah dalam kehidupan mereka sehingga menyebabkan kehidupan bangsa itu penuh penderitaan. Misalnya, ketidakadilan, pemerasan, dan berbagai kejahatan lainnya yang menyebabkan banyaknya umat Israel berteriak dan meratap seperti seorang yang haus meratap meminta air. Oleh karena itu, nabi Yesaya menyuarakan kepada umat Israel agar mereka mengambil Air dari Mata Air Keselamatan yang berarti sruan untuk bertobat, kembali kepada Allah.

Saudaraku, marilah kita mengambil air dari mata Air Keselamatan. Kita diundang untuk datang kepadaNya, sumber kekuatan dan kehidupan kita. Di dalam Tuhan, kita beroleh kesukaan, kekuatan, dan semangat karena hidup kita telah dipenuhi oleh Air keselamatan yang daripada-Nya. (RES)

Doa: Ya Tuhan, berilah kiranya kepada kami Air Kehidupan itu.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *