Kasih-Nya Seperti Sungai

Sabtu, 20 April 2019

Ratapan 3: 31 – 32 : “Karena tidak untuk selama – lamanya TUHAN mengucilkan. Karena walau Ia mendatangkan susah, Ia juga menyayangi menurut kebesaran kasih setia-Nya”.

Aliran sungai akan terus mengalir sesuai dengan tujuan aliran sungai tersebut. Walaupun di dalam sungai ada batu atau tumpukan sampah yang menghambat aliran sungai, tetapi air sungai itu akan tetap mencari jalan alirannya. Demikianlah kasih TUHAN yang selalu mengalir kepada umat ciptaan-Nya. Batu atau tumpukan sampah dalam diri kita, yakni rasa benci, dendam, iri hati, merencanakan kejahatan, melakukan ketidakadilan, merupakan sesuatu yang menjadi penghambat bagi kita untuk semakin mengenal kasih Allah dalam hidup kita. Manusia dalam keberdosaannya sudah saatnya memohon ampun atau menyesali segala dosanya kepada Allah.

Demikianlah orang Israel yang telah berdosa dan kehidupan mereka sudah menjauh dari apa yang telah TUHAN firmankan kepada mereka melalui para nabi. Hidup umat Israel sangat susah ketika masa pembuangan, bencana kelaparan dan gagal panen di Israel pun terjadi. Umat itu memohon pertolongan dari TUHAN. Penderitaan bangsa Israel di pembuangan merupakan hukuman yang TUHAN nyatakan agar umat Israel telah berdosa terhadap TUHAN. Hukuman tersebut merupakan suatu pembelajaran bagi umat Israel agar mereka mau menyesali dosanya. Namun, Allah tidak pernah berhenti mengasihi umat yang dikasihi-Nya. Dengan kasih-Nya, Allah mengubah kehidiupan umatnya menjadi seturut kehendak-Nya. Sehingga terciptalah hidup yang penuh sukacita dalam TUHAN, kehidupan damai sejahtera, kehidupan yang kuat iman, modern, dan penuh pengabdian kepada TUHAN.

Saudaraku, kasih Allah selalu mengalir bagi kita. Dengan kasih-Nya kita dipanggil untuk meninggalkan segala dosa yang kita perbuat untuk menyenangkan hati kita sendiri. Dengan kasih-Nya kita dipanggil untuk hidup untuk menyenangkan hati TUHAN. (RES)

 

Doa: Ya Tuhan, berilah kami kasih-Mu dalam hidup kami.

 

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *