Milik Kristus

RENUNGAN

Senin, 22 April 2019

Galatia 3: 29: “Dan Jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.”

                Saat menikah, laki-laki dan perempuan menyatakan janji untuk hidup setia dan akan selalu di bersama dalam sehat maupun sakit, kaya maupun miskin, suka maupun duka. Namun setelah menikah dan memiliki anak, seringkali ternyata janji itu tidak ditepati. Suami atau isteri justru lebih menikmati kehidupan bersama teman-temannya dibandingkan bersama keluarganya. Ketika isteri sedang sakit, si suami justru membiarkannya seorang diri mengurus anaknya dalam keadaan sakit. Hal ini membuat si perempuan kecewa. Sering sekali manusia cepat mengutarakan janji, namun ia tidak sanggup memenuhi janjinya sehingga membuahkan kekecewaan dan ketidak percayaan dari orang si penerima janji.

Apabila kita membaca Kejadian 12:2-3, dikatakan Allah memberikan janji yang begitu indah kepada Abraham ketika ia disuruh untuk pergi ke tanah yang akan Allah tunjukkan kepadanya. Janji Allah itu merupakan suatu kehidupan dan sukacita di mana di dalamnya nyata bagaimana Allah sangat sayang kepada orang yang mau setia kepada-Nya. Allah tidaklah seperti suami dan isteri dalam ilustrasi tadi, mengikrarkan janji tapi tidak dipenuhi. Allah memenuhi janjinya kepada Abraham. Sampai saat ini janji itu masih berlaku dan akan berlaku kepada setiap anak-anak Abraham. Siapakah anak-anak Abraham? Yaitu anak-anak yang memiliki iman seperti iman Abraham. Ia setia dan penuh pengabdian kepada Allah.

Saudaraku, kita telah menjadi milik Kristus, maka kita juga adalah bagian dari keturunan Abraham. Keturunan Abraham jangan diartikan secara biologis, tetapi dalam hal iman. Setiap anak akan mewarisi sesuatu yang baik dari Bapanya. Kita anak-anak Abraham, maka kita akan mewarisi janji yang telah Allah berikan kepada Abraham. (RES)

 

Doa: Ya Tuhan, ajarlah kami untuk selalu setia dengan janji kami kepada-Mu dan sesama kami.

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *