Mengampuni Kesalahan

Senin, 29 April 2019

Lukas 17 : 4: “Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia”.

                Hal yang paling mudah dilakukan setiap orang adalah hal mengingat dan melihat kesalahan orang lain. Sebaliknya, hal yang paling sulit dilakukan adalah mengampuni kesalahan orang lain. Memang tidak mudah bagi kita untuk mengampuni orang-orang lain, teristimewa mereka yang menyakiti hati kita secara mendalam, telah memperlakukan kita dengan tidak adil, telah mendzolimi kita. Akan tetapi, kita harus selalu mengingat bahwa alasan utama mengapa kita harus mengampuni orang-orang yang bersalah kepada kita itu, adalah agar orang yang berbuat salah itu sadar akan kesalahannyaDengan mengampuni berarti memberi suatu kesempatan bagi seseorang untuk merubah kesalahan atau dosanya menjadi sesuatu yang benar.

Perintah Yesus juga mengajarkan kita untuk saling mengampuni. Tujuh kali tidak mengarah kepada seberapa banyak kita mengampuni, tetapi tujuh merupakan suatu kesempurnaan. Berarti dalam hal mengampuni, segala kesalahan dan dosa haruslah diampuni seluruhnya (sempurna). Hal ini berarti dalam mengampuni kita harus benar-benar mengampuni dan tidak lagi mengingat sedikit pun kesalahan atau dosa yang ia telah perbuat sebelumnya. Perintah Yesus untuk mengampuni adalah bagian dari bentuk nyata kasih. Pengampunan juga mendatangkan suatu perasaan sukacita dan penuh kelegaan. Oleh karena itu, seorang yang telah mendapat pengampunan dari seorang yang mengampuninya haruslah menghidupi pengampunan itu dengan tidak melakukan kesalahan atau dosa kembali.

Saudaraku, kita mengampuni kesalahan seseorang terhadap diri kita, karena kita telah terlebih dahulu mendapat pengampunan dari Allah sumber kehidupan. Pengampunan yang telah Allah berikan kepada kita mendatangkan kehidupan kepada kita. Allah yang Maha Kudus mau mengampuni kita, oleh karena itu kita sebagai anak Allah haruslah memiliki sikap untuk mengampuni kesalahan. (RES)

 

Doa: Ya Tuhan, ajarlah kami untuk dapat mengampuni kesalahan orang lain terhadap kami.

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *