Bertambahlah Kesejahteraanmu

 

 

 

RENUNGAN

Selasa, 30 April 2019

Daniel 6: 26: “kemudian raja Darius mengirim surat kepada orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa yang mendiami seluruh bumi, bunyinya: “bertambah-tambahlah kiranya kesejahteraanmu”.

Setiap suku bangsa pasti ada ungkapan sejenis doa untuk menyapa saudara/inya yang jarang bertemu yang dapat dikatakan melalui tulisan, atau pun ungkapan langsung. Misalnya, dalam suku Batak Toba dikatakan: horas; suku Batak Karo dikatakan: mejuah-juah; suku Nias dikatakan: yahovu; bahkan di beberapa rumah yang beragama Kristen sering ditempelkan “sebelum memasuki rumah ini harap dikatakan Syalom”. Ungkapan demikian janganlah dipandang hanya sekedar ungkapan tanpa makna. Ungkapan itu adalah suatu doa untuk kedamaian atau kebahagiaan bagi alamat ucapan tersebut.

Raja Darius adalah seorang dari Media memerintah dalam kerajaan Babel. Raja Darius sangat terkesan dengan kesetiaan Daniel terhadap TUHAN, Allahnya. Daniel adalah seorang yang bijaksana, dan karena itu ia sangat dihormati oleh raja Darius. Namun, oleh karena tipu daya musuhnya, raja Darius dipaksa untuk memasukkan Daniel ke dalam gua dimana beberapa ekor Singa tinggall di dalamnya dengan tujuan agar ia mati. Namun, Daniel pun selamat, dan ia tidak terluka sedikit pun sebab Allah menjaga Dia. Darius bersukacita setelah melihat Daniel selamat, dan ia memberitahukan kepada seluruh negeri, bangsa, bahasa di wilayah kekuasaannya untuk menyembah TUHAN, Allah yang disembah oleh Daniel.

Saudaraku, di awal surat yang disampaikan oleh raja Darius adalah “bertambah-tambahlah kiranya kesejahteraanmu”. Ungkapan itu adalah sebuah doa untuk kesejahteraan wilayah kekuasaannya. Kesejahteraan merupakan idaman dan harapan setiap orang, karena dalam kesejahteraan terdapat kebutuhan pokok yang cukup, yang tidak kekurangan sedikit apa pun.  Marilah kita mendoakan kesejahteraan tempat di mana kita tinggal dan kesejahteraan bagi saudara/i kita. (RES)

 

Doa: Ya Tuhan, jadikanlah aku pembawa damai, bila terjadi perselisihan jadikanlah aku pembawa perdamaian.

 

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *