Melihat Allah

 

RENUNGAN

Rabu, 8 Mei 2019

Matius 5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Bunda Teresa, atau Santa Teresa, merupakan sosok yang dikenal oleh seluruh dunia. Sosok ini demikian istimewa karena ia tergerak oleh kemiskinan orang-orang yang berada di sekitarnya. Padahal ia bisa saja tetap memilih tinggal di biara mengajar di sebuah sekolah dengan hidup yang lebih terjamin dibandingkan bila ia keluar dan hidup bersama orang miskin yang hidupnya sangat akrab dengan kekerasan. Ini bukan berarti memperhatikan orang miskin lebih baik daripada mengajar. Ini soal bagaimana orang yang dikaruniai kesucian hati bisa melihat Allah, dan Bunda Teresa melihat Allah dalam diri orang miskin. Bunda Teresa merasa terpanggil melayani orang miskin sebagaimana ia mesti melayani Allah.

Ayat yang kita renungkan pada hari ini merupakan satu bagian kecil dari rangkaian narasi “Khotbah di Bukit”. Yesus mengajar para muridnya di bukit sebagaimana Musa mengajarkan cara hidup umat Allah di bukit Sinai. Bukan hal yang main-main seorang manusia bisa melihat Allah, hanya bila ia memiliki kesucian hati.

Saudaraku, Bunda Teresa bukan satu-satunya orang yang diberi kesempatan untuk melihat Allah. Pertanyaanya adalah, maukah kita menyediakan diri untuk diberkati dengan hati yang suci? Sehingga kita bisa melihat ada banyak sekali hal yang perlu kita lakukan, ada banyak pihak yang harus dilayani. Kita akan melihat di sekitar kita ada banyak orang yang terluka dan butuh disembuhkan, orang yang lemah dan butuh dikuatkan, orang yang putus asa, ditumbuhkan harapanya. Marilah kita menyediakan diri, untuk bisa melihat Allah dan melayani Allah dengan segenap kemampuan kita. (RES)

 

Doa: Ya Tuhan, tuntun kami umatMu, untuk menyediakan hati yang suci, dan melihat Engkau di sekitar kami.

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *