Aku Milik Tuhan

Renungan

Kamis, 30 Mei 2019

Roma 14:8 Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan.

Aku milik Tuhan

“Hidup hanya sekali”. Kalimat pendek ini membuat orang-orang untuk menafsirkannya sesuai dengan keinginannya. Ada yang mengatakan karena hidup hanya sekali maka jadikan hidupmu senang tanpa menghiraukan apapun, masalah belakangan. Bahkan karena hidup itu hanya sekali banyak orang yang takut untuk mati. Ada yang mengatakan karena hidup hanya sekali maka gunakan hidupmu untuk hal yang sangat berguna. Lalu, jika demikian beragamnya pemahaman soal itu, pertanyaannya adalah untuk siapakah kita saat hidup dan mati?

Paulus kini menjawab kebenaran yang sesungguhnya. Ia paparkan bagaimana harusnya manusia hidup dan bagaimana menghadapi kematian. Untuk memberikan penjelasan “hidup hanya sekali” Paulus mendasarkan penjelasannya pada “pemilik hidup itu sendiri”. Kita diingatkan bahwa sesungguhnya hidup kita ini bukanlah milik kita pribadi tetapi milik Tuhan saja. Oleh karena itu sebagai pribadi yang diberikan kesempatan untuk memiliki hidup maka kita harus menjalankannya sesuai dengan kemauan dari pada yang empunya, Tuhan. Biarlah hidup kita ini adalah perjuangan untuk menjadi alat Tuhan, perjuangan untuk memberitakan kebenaran Tuhan. Tidak masalah berapa lama kita hidup yang penting hidup kita berkualitas. Bukan soal kuantitas tapi kualitas hidup. Maka ketika selama hidup, kita hidup untuk Kristus maka tidak akan ada ketakutan menghadapi kematian karena mati kita juga untuk Tuhan, artinya habiskan hidupmu untuk mendatangkan kemuliaan bagi Tuhan agar kematianmu membawamu pada kemuliaan bersama Tuhan.

Saudaraku, pakailah hidupmu di dunia ini sebagai ruang untuk melayani Allah. Selama kita hidup persembahkanlah hidup yang berkualitas agar kehidupanmu menjadi awal bagimu untuk hidup bersama Tuhan. (RES)

Doa: Ya Tuhan, pakailah hidupku menjadi alat kemuliananMu

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *