Melakukan Kehendak Allah

Renungan

Jumat, 31 Mei 2019

Lukas 12:48

Tetapi barangsiapa tidak tahu apa kehendak tuannya dan melakukan apa yang mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, daripadanya akan lebih banyak lagi di tuntut.

Melakukan Kehendak Allah

“Kura-kura dalam perahu, pura-pura tidak tahu”. Pepatah lama ini menggambarkan seseorang yang sudah tahu akan sesuatu, tetapi berpura-pura tidak tahu. Biasanya orang yang demikian menyembunyikan sesuatu dalam hidupnya. Bisa juga dipakaikan kepada orang yang berusaha berdalih atau membela diri dengan mengatakan bahwa ia tidak mengetahui jika perbuatan atau perkataannya adalah satu kesalahan.

Hidup orang Kristen bukanlah persoalan kemahiran untuk berdalih dari kesalahan. Kita adalah para hamba yang sudah mendapatkan terang. Kita adalah hamba yang mendapatkan karunia untuk menjadi ahli waris akan kemulianNya dalam karya penyaliban AnakNya. Manusia diikutsertakan untuk mendapatkan bagian yang sudah diselesaikan oleh Yesus. Apa yang paling berharga dan paling baik sudah menjadi bagian kita. Pertanggungjawaban apa yang harus kita perbuat untuk menjaga warisan ini? Yaitu memenuhi kehendakNya. Mengasihi Allah dengan segenap hati, akal budi, kekuatan dan mengasihi manusia seperti mengasihi diri sendiri. Inilah kehendak yang terutama dan yang harus kita taati. Inilah yang akan kita pertanggungjawabkan ketika kita sudah mengakhiri perjalanan pengembaraan kita di dunia ini. Tentunya kita tidak akan mampu dengan sempurna menaatinya. Tetapi pada saat kita menyadari bahwa kita telah melanggar kehendak Tuhan dan meminta pengampunan, maka Bapa akan menyediakan pengampunan.

Saudaraku, kehendak Tuhan itu sudah jelas bagi kita. Lakukanlah dalam ketaatan karena pada saatnya Tuhan akan meminta pertanggungjawabannya dari kita. Dan jika saat itu tiba, tidak adalagi kesempatan berdalih atau pura-pura tidak tahu akan kehandak-Nya. (RES)

Doa: Ya Tuhan, ampunilah kami Tuhan jika hidupku tidak melakukan kehendakMu, Amin.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *