Arahan dan Petunjuk Pencanangan Tahun Keluarga HKI 2016

APA YANG HARUS DILAKUKAN

Untuk sampai pada pemahaman yang tepat ini, saya memandang perlunya persiapan serius bagi mereka yang ingin membangun hidup berkeluarga. Pelayanan persiapan perkawinan (pra nikah) hendaknya tidak sekedar dilihat sebagai syarat formal dan administratif. Pelayanan diadakan agar setiap calon pasangan akhirnya memahami bahwa membangun hidup keluarga artinya membangun perjumpaan dan persekutuan pribadi atas dasar kasih yang menguduskan, bukan sekedar kontrak yang dibuat demi kebersamaan hidup manusiawi.

 

MEMBENTUK PENDAMPINGAN

Namun persiapan pertama tentu saja kehidupan setiap keluarga itu sendiri sehari-hari. Keluarga yang penuh kasih, disemangati oleh doa dan sakramen, serta diteguhkan oleh kesetiaan akan sabda Allah akan menjadi dasar kokoh bagi setiap anak untuk berkembang dan pada gilirannya untuk membangun keluarganya sendiri di masa depan. Kita tentu tidak bisa menutup mata atas ragam persoalan yang dihadapi banyak keluarga kristiani secara umum. Persoalan itu kerap kali bahkan berujung pada renggangnya komunikasi dan putusnya perjumpaan pribadi di antara anggota keluarga. Situasi ini selayaknya menjadi keprihatinan pastoral bersama. Perlu kiranya kehadiran pelbagai orang yang mau terlibat dalam tim pastoral pendampingan keluarga.

Dalam proses persiapan maupun pendampingan yang serius, semoga kita bisa sungguh mengikis mentalitas dan kecenderungan individualisme yang makin marak di jaman ini. Inilah salah satu akar masalah yang mengancam kesediaan untuk berjumpa antar pribadi dalam keluarga. Mentalitas seperti ini jelas menjadi tantangan bagi semangat kasih yang mengajak setiap pribadi semakin murah hati, setia, dan rela berbagi-diri bagi kebahagiaan bersama dalam keluarga.

Bagikan Postingan ini: