Refleksi khotbah Minggu, 11 Juli 2021

Tetaplah Menyuarakan Kebenaran
Amos 7 : 10 -15

Suara kebenaran didasarkan pada Firman Allah sebagai pedoman hidup.
Suara kebenaran mengingatkan, memberikan pengajaran, menuntun dan memperbaharui hidup seturut dengan kehendak Allah, serta memperbaiki kelakuan.
Suara kebenaran diperhadapkan dengan tantangan dan pergumulan hidup yang sering berlawanan. Sehingga tidak sedikit bahkan sulit untuk menerima kebenaran. Menyatakan kebenaran membutuhkan perjuangan dan pengorbanan.

🌷 Suara kebenaran menegakkan keadilan
Tuhan tidak membiarkan keadaan hidup umatNya dan ciptaanNya memperoleh ketidakadilan oleh perilaku manusia yang melanggar kehendak Allah.
Tuhan bertindak tegas dan memberikan pengukur keadilanNya sehingga tidak ada lagi menentang dan menyangkal kebenaran yang Tuhan perbuat.
Keadilan dan suara kebenaran dinyatakan dengan tidak memandang kekuasaan, kepintaran dan kehebatan manusianya.
Keadilan dan suara kebenaran dari Allah tidak dapat dipelintir, diganggu gugat, negosiasi dan disuap.
Suara kebenaran menyatakan sikap dan kehendak Allah yang membawa keadilan, kehidupan dan sukacita.

🌷 Suara Kebenaran menempatkan dan mengutus seturut kehendak Allah.
Allah memakai berbagai cara untuk mengingatkan, memperbaharui serta membentuk manusia seturut pada kebenaran. Pengutusan menjadi tugas mulia yang Allah berikan kepada setiap yang dipercayakan untuk meletakkan dan menegakkan pengukur pada kebenarannya.

🌷 Suara Kebenaran dan keadilan bertindak tepat, pasti, dan terarah.
Allah menyuarakan kebenaran melalui Nabi Amos seturut dengan apa yang Allah lihat dan perhatikan. Allah bertindak dengan kepastian sehingga tidak ada terdapat satupun yang terlewatkan maka kebenaran dan keadilan ditegakkan dan ketidakbenaran akan dileyapkan.

2 Timotius 4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

Hidup kita sekarang ini diperhadapkan kepada suara kebenaran yang sesungguhnya.
Sehingga mempertaruhkan dan memperjuangkan kebenaran dengan berhadapan pada tantangan dan pergumulan hidup dimana banyak sekali kebenaran yang fasik/kepalsuan dan munafik serta diperjualbelikan demi mendapatkan keuntungan, menjatuh serta hanya untuk mendapatkannya banyak kepuasan dan keinginan atau kenikmatan dunia.

Berhati-hatilah sebab alat pengukur akan diukurkan pada masing2 kita, sehingga dihadapan Allah suara kebenaran tetaplah kebenaran, keadilan tetap ditegakkanNya.

Salamat hari Minggu.
Selamat Beribadah dan Melayani.
Doa kami Tuhan memberkati dan menyertai. Tuhan menegakkan kebenaran dan pertolonganNya membawa sukacita dan kebaikan atas kehidupan kita.
Salam kasih dan damai sejahtera.

SHALOM

Pdt. Rommel Simamora, S.Th