Berita Terbaru
Categories
  • ALMANAK HKI
  • ARTIKEL
  • BERITA
  • BIRO
  • DATA PEGAWAI
  • FOTO
  • GALLERY
  • KHOTBAH
  • KHOTBAH MINGGU
  • OIKUMENE
  • PROFIL
  • RENUNGAN HARIAN
  • SERMON
  • SINODE
  • VIDEO
  • “Supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah

    Jan 25 2022612 Dilihat

    Bacaan ALKITAB. 1 Korintus 2:1-5

    Hikmat Tuhan!


    Seorang atlet selancar menunggu ombak untuk berselancar, dan ia tidak dapat membuat ombaknya
    sendiri. Ombak adalah Hikmat Tuhan dan atletnya adalah kita yang bergerak di atas ombak. Berapa
    banyak dari kita mencoba membantu Tuhan dengan hikmat dunia yaitu dengan membuat ombak kita
    sendiri. Padahal hikmat manusia dan hikmat Tuhan jauh perbedaanya antara langit dan bumi. Hikmat
    Tuhan berarti pengertian, kebijakan, bijakasana (Mazmur 136:5) sedangkan hikmat manusia yang hanya
    bergantung pada kekuatan diri sendiri.
    Dalam nas ini, keyakinan Paulus bukanlah pada kecerdasannya atau kemampuannya berbicara,
    melainkan pada pengenalannya bahwa Roh Kudus menolong dan menuntunnya. Paulus tidak menyangkal
    pentingnya penelaahan dan persiapan untuk berkhotbah; ia sudah mendapat pendidikan yang saksama
    tentang kitab suci. Paulus sendiri menyadari keterbatasannya memahami keadaan orang-orang Korintus
    dan dia hanya berfokus pada berita tentan Yesus Kristus yang disalibkan (ay. 2). Dia mengakui adanya
    kelemahan, ketakutan, kegentaran di dalam dirinya ketika datang ke Korintus untuk memberitakan Injil
    (ay.3), tetapi kekuatan Allah di dalam Roh Kudus memampukan dia untuk pekerjaan atau pelayanannya
    (ay. 4-5). Paulus menjelaskan tujuan mengapa dia tidak mau memberitakan Injil dengan kata-kata indah
    yang hikmat berasal dari dunia karena banyak orang-orang Korintus pada waktu itu termasuk Kristen
    dengan mudahnya terpesona dengan kata-kata indah yang mereka dengarkan padahal berasal dari hikmat
    duniawi. Paulus menyadari hal itu, sehingga dia memberi penekanan bahwa kedatangannya ke Korintus
    untuk memberitakan Injil tidak dengan kata-kata indah yang hikmat dari manusia tetapi ia datang dengan
    hikmat yang dari Allah.
    Saudaraku, bagi mereka yang mengandalkan Hikmat Tuhan, cobaan-cobaaan hidup akan terasa
    ringan karena Tuhan menopang kita dalam mengatasinya. Sedangkan bagi yang mengandalkan diri dan
    hikmat manusia, pergumulan akan terasa semakin berat dan seakan jalan buntu, karena kunci penting dari
    perubahan adalah pada penerangan Roh Kudus dalam pikiran orang-orang percaya. Sadar dan minta
    ampun serta bertobatlah itu lebih baik daripada kita gengsi memberitahukan kelemahan kita dihadapan
    Tuhan dan meminta hikmatNya.

    Motivasi: “Permulaan Hikmat adalah takut akan Tuhan, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik (Mazmur 111:10)”

    Share to

    Related News

    Ibadah-HKI-Pos-PI-Hangoluan-Do-Hatam-Berlangsung-Khidmat- Teguhkan-Iman-Akan-Yesus-Anak-Allah

    Ibadah HKI Pos PI Hangoluan Do Hatam Ber...

    by Apr 03 2026

    huriakristenindonesia.com | Lobu Siregar, Siborongborong – Ibadah di HKI Pos PI Hangoluan Do H...

    Ephorus-dan-Sekjen-HKI-Terpilih-Melalui-Sistem-Majomput-Nasinurat

    Ephorus dan Sekjen HKI Terpilih Melalui ...

    by Mar 29 2026

    Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) telah menetapkan pimpinan baru untuk periode pelayanan 2026–2...

    Sejarah-Singkat-Jemaat-Huria-Kristen-Indonesia-HKI-Lippo-Cikarang

    Sejarah Singkat Jemaat Huria Kristen Ind...

    by Mar 12 2026

    huriakristenindonesia.com | Lippo Cikarang – Pertumbuhan pelayanan gereja sering kali menjadi ...

    SURAT PASTORAL PUCUK PIMPINAN HKI

    by Feb 18 2026

    HKI Untuk Keadilan Ekologi(Mengurangi Pemakaian Plastik dan Kertas Secara Besar-besaran) Huria Krist...

    Kantor Pusat HKI Persiapkan Perpustakaan...

    by Sep 28 2025

    Pematang Siantar, 25 September 2025 — Dalam rangka memperkuat pelayanan berbasis literasi dan wawa...

    EVANGELIUM  MINGGU ADVENT IV – 24...

    by Des 19 2023

    Yesaya 35:1-4 RO DO DEBATA PALUAHON BANGSONA Pendahuluan        &...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top