Berita Terbaru
Categories
  • ARTIKEL
  • BAHAN KHOTBAH
  • BERITA
  • BIRO
  • Daerah III Toba Samosir
  • Daerah XI Sumatera Timur III
  • DATA PEGAWAI
  • FOTO
  • GALLERY
  • HKI Daerah XII Jawa Lampung
  • KHOTBAH
  • KHOTBAH MINGGU
  • OIKUMENE
  • PROFIL
  • RENUNGAN HARIAN
  • SERMON
  • SINODE
  • VIDEO
  • Ulos Batak di Tengah Masyarakat Batak

    • Agu 30 2017 • 473 Dilihat

    Pematangsiantar (MBW) –  Ulos Batak akhir-akhir ini sedang diperbincangkan. Hal itu pun mendapat soroton hingga sampai ke diskusi tingkat formal. Pertemuan formal yang membicarakan Ulos Batak dari perspektif riligi diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Cabang – Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (DPC-FPPI), di hotel Sapadia, Pematangsiantar.

    Pada pertemuan ini, Pdt. Dr. H.R. Panjaitan, mengemukan bahwa “ semua Ulos dengan semua jenis yang ada sekarang ini, perlu dipertahankan dan dikembangkan, tetap membawakan nama Batak. Masyarakat Batak harus melestarikan semua penemuan dahulu meskipun harus menghapus hal-hal yang mistik – ritual, karena Ulos hari ini menjadi ciri khas ke Batakan”.

    Seminar yang dilaksanakan pada 10 September 2016, berlangsung hangat dan meriah dari beberapa lembaga gereja dan institusi lainnya. Ditengah zaman yang modern memang hampir sangat jarang di dengar perbincangan formal  tentang Ulos Batak. Pada hal Ulos Batak adalah tanda identitas Batak yang sangat bernilai dan penting.

    Pandangan yang disampaikan oleh Pdt. Dr. H.R. Panjaitan dalam perspektif  Etno-Riligi, yang merupakan Kepala Depertemen Koinonia di HKI Kantor Pusat, menyebutkan “Hanya Ulos Batak dan Bahasa Batak yang dapat kita tunjukkan sebagai identitas dan ciri khas Batak di zaman sekarang, yang lainnya sudah terassimilasi”. Melanjutkan itu, yang perlu masyarakat dan jemaat lakukan dan lanjutkan adalah, Ulos Batak perlu dikembangkan dan dimasyarakatkan sampai ke tingkat Internasional dengan mengangkat makna sebagai lambang perilaku etis, harkat, martabat, kedewasaan, dan menjunjung tinggi hak gender”.

    Terakhir, penekanan Pdt. DR. H.R. Panjaitan ini, yang juga dapat sebagai pegangan kita umat Kristen Batak, “Tidak ada lagi Ulos Batak yang mistikis dan bermakna ilahi/dewa. Yang ada adalah Ulos yang membawakan nama Batak. Karena itu, Ulos sekarang boleh saja didesain dengan latar belakang Salib, Gereja, Danau Toba, gambar pengantin berdua, dll,” sebut beliau (MBW/RNS).

    Share to

    Related News

    Kongres PPr HKI Seluruh Indonesia Dibuka di HKI Karunia Silangit, Angkat Hikmat Perempuan sebagai Fondasi Rumah Tangga dan Gereja

    Kongres PPr HKI Seluruh Indonesia Dibuka...

    by • Okt 03 2026

    huriakristenindonesia.com | Silangit, Siborongborong – Kongres Persekutuan Perempuan (PPr) Hur...

    Lutheran World Federation (LWF) Gelar Konferensi Pimpinan Gereja Lutheran se-Asia

    Lutheran World Federation (LWF) Gelar Ko...

    by • Sep 15 2026

    huriakristenindonesia.com | Jakarta, 10-15 September 2026 – Asia Church Leadership Conference ...

    Pertemuan Pelayan Partohonan HKI Membaha...

    by • Sep 11 2026

    Pematangsiantar — Pucuk Pimpinan Huria Kristen Indonesia (HKI) bersama Kepala Departemen Koinonia ...

    Pucuk Pimpinan HKI Sampaikan Penghiburan atas Meninggalnya Pdt. Manjalo Pahala Hutabarat, S.Th, MM

    Pucuk Pimpinan HKI Sampaikan Penghiburan...

    by • Sep 09 2026

    huriakristenindonesia.com | Pematangsiantar – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Huria Kris...

    Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Dukung Yubileum HKI 100 Tahun

    Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Duku...

    by • Sep 04 2026

    huriakristenindonesia.com | Tarutung, 1 September 2026. Yubileum Huria Kristen Indonesia (HKI) 100 T...

    HKI Jemaat Tanjung Priok Resmi Menjadi Resort Khusus, Majelis Daerah XII Jawa - Lampung Periode 2026-2031 Dilantik

    HKI Jemaat Tanjung Priok Resmi Menjadi R...

    by • Agu 31 2026

    huriakristenindonesia.com | Tanjung Priok, Minggu (30/8/2026). Huria Kristen Indonesia (HKI) mencata...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.

    ujian penerimaan vicar tahun 2023

    back to top