Medan – Ephorus Pdt. M. Pahala Hutabarat, S.Th, MM memimpin Pesta Pembangunan HKI Moria, berjalan sukses dan penuh suka cita. Ephorus bersama inang didampingi Praeses Pdt. Firman Sibarani, M.Th, Pendeta Resort Pdt. S. Hasugian, S.Th, dan Pemred MBW Pdt. Beresman Nahampun, S.Th.(18/9)
Acara yang dihadiri 400an jemaat ini, diawali prosesi sekaligus pengalungan bunga kepada Ephorus dan penyerahan bunga pangku kepada inang.
Ephorus sebagai pengkhotbah didampingi Praeses Pdt. Firman Sibarani, M.Th, dan Pemred MBW Pdt. Beresman Nahampun, S.Th sebagai iturgis dengan bergantian, serta Pendeta Resort Pdt. Hasugian membawa doa syafaat.
Ephorus dalam khotbahnya dari Kis. 4:23-31 menyampaikan, “kekuatan orang percaya hanya dalam pertolongan Tuhan. Melalui doa dan kuasa Roh Kudus kita dapat bekerja dan bersuka cita seperti dalam nats ini. Jemaat HKI Moria pasti bersukacita dan dapat melayani dengan baik bila dipenuhi Roh Kudus. Khusus dalam pembangunan ini, kita akan bersuka cita, bila saling menolong dan melengkapi, sekalipun masing-masing berbeda potensi dan peranan kita”.
Ephorus selalu mengulang-ulangi dan menekankan, baik dalam khotbah dan sambutannya, “setiap orang, baik jemaat dan siapapun, harus senantiasa penuh sukacita dan pulang harus membawa berkat, bukan sebaliknya penuh dengan beban dan pulang bersungutsungut.
Datang dalam keterbebanan sikalipun, bila pulang dari HKI, harus bersukacita dan membawa berkat dari Tuhan. HKI harus menjadi saluran berkat Tuhan bagi siapapun dan di manapun. Kita harus membangun HKI untuk siapapun, bukan hanya untuk jemaat HKI saja”.
Demikian Ketua Panitia AKP. AB. Sihotang dan Ketua Pembangunan Ir. B. Sianipar, menekankan, “pembangunan gereja ini harus mengandalkan kuasa Roh Kudus, segalanya akan dapat kita selesaikan dengan tuntas. Dalam pertolongan Tuhan, paling lambat akhir Nopember 2016, pemasangan atap gereja ini sudah selesai. Sehingga, HKI Moria harus menjadi saluran berkat bagi siapapun seperti pesan amang Ephorus”.
“Jemaat yang berdiri 2013, awalnya 8 KK, saat ini sudan 36 KK, 110 jiwa. Pertumbuhannya pesat, berharap dan percaya pembangunan gereja ini dapat terlaksana segera” ungkap guru jemaat St. R. Br Tampubolon.
Setelah ibadah, dilaksanakan penggalangan dana dan makan bersama. Tidak lebih 3 jam yang dipandu Ephorus, dana terkumpul 180 jutaan. Tampak, antusias dan semangat jemaat agar pembangunan gereja ini segera terlaksana.
Kemudian Ephorus dan rombongan meninggalkan tempat pesta, setelah Pdt. S. Hasugian menutup acara pesta di dalam doa dan berkat. (MBW/Rano)
No comments yet.