Berita Terbaru
Categories
  • ARTIKEL
  • BAHAN KHOTBAH
  • BERITA
  • BIRO
  • Daerah III Toba Samosir
  • Daerah XI Sumatera Timur III
  • DATA PEGAWAI
  • FOTO
  • GALLERY
  • HKI Daerah XII Jawa Lampung
  • KHOTBAH
  • KHOTBAH MINGGU
  • OIKUMENE
  • PROFIL
  • RENUNGAN HARIAN
  • SERMON
  • SINODE
  • VIDEO
  • Kemenyan (Haminjon) : Benda, Tradisi Alkitab dan Gereja

    • Agu 30 2017 • 903 Dilihat

    BENDA, TRADISI ALKITAB DAN GEREJA

     Kemenyan (Haminjon)

     

    Kemenyan dalam bahasa Batak Toba di kenal dengan haminjon. Dalam Alkitab, getah pohon yang diambil dan dipakai sebagai ukupan dalam persembahan.

    Dalam Perjanjian Lama (PL) disebut lebonah, sedang dalam Perjanjian Baru (PB) disebut libanos. Kemenyan adalah getah yang mengeras yang keluar dari batangnya setelah di sadap (dikerik).

    Kemenyan sangat bernilai ekonomis dan diperdagangkan sebagai sumber kekayaan. Para pedagang yang menempuh jalan perdagangan kuno dari Arabia Selatan ke Gaza dan Damsyik (Yesaya 60:6).

    Biasanya, kemenyan menjadi salah satu unsur ukupan yang kudus (Kel. 30:34). Dibakar pada saat korban sajian dipersembahkan (Im. 6:15). Kemenyan tulen juga dibubuhkan di atas setiap susunan roti sajian di Kemah Suci (Im. 24:7).

    Kemenyan yang menyenangkan panca-indera (Kidung 3:6; 4:6,14). Juga lambang kegiatan ritual ibadah (Bnd. Maleakhi 1:11). Kemenyan salah satu persembahan orang Majus, hadiah bagi bayi Yesus (Matius 2:11). Sehingga, Kemenyan yang dipersembahkan orang Majus tersebut dipandang sebagai “lambang ke-imaman Yesus.

    Di Sumatera Utara, kemenyan sangat dikenal, sebab dahulu banyak tumbuh. Leluhur orang Batak meyakini, pohon ini salah satu Anugerah Tuhan Pencipta. Sebab, getahnya setelah disadap dan dijual menjadi sumber penghasilan. Cukup menafkahi dan menyekolahkan anak-anaknya.

    Namun, pohon ini semakin habis ditumbang karena perusakan hutan. Tentu, salah satu sumber hidup orang Batak berkurang, di samping kelestarian hutannya semakin rusak.

    Gereje Huria Kristen Indonesia (HKI) salah satu gereja yang hadir bersama dengan masyarakat sepakat membangun kembali.

    Khususnya di Nagasaribu Siborongborong, HKI terpanggil mendampingi masyarakat. Turut serta bersama masyarakat memperjuangkan menjaga kelestarian hutan dan kekayaan budaya lokal.

    Tanah adat dan hutan adat masyarakat Nagasaribu lebih 1000 Ha, telah dikelilingi oleh kawasan konsesi salah satu perusaah (ulasan dalam topik lain).

    Saat ini, memang tidak ada konflik tenurial (sistem penguasaan tanah) antara masyrakat dan perusahaan. Tetapi, dalam kasus tertentu sering terjadi kesalahpahaman, terkait batas lahan, dan segera dapat diselesaikan.

    Namun, sumber air bersir dibitnya terus menurun setiap tahun karena perusakan tersebut. Terutama masyarakat nagasaribu dan desa-desa lainnya seperti: Dolok Paung, Aek Sirambe, Aek Sirara.

    Diharapkan, pemeliharaan terus dijaga sebagai sumber penghasilan, air bersih, dan kelestarian hutan lokal. (MBW/BN)

    Share to

    Related News

    Kongres PPr HKI Seluruh Indonesia Dibuka di HKI Karunia Silangit, Angkat Hikmat Perempuan sebagai Fondasi Rumah Tangga dan Gereja

    Kongres PPr HKI Seluruh Indonesia Dibuka...

    by • Okt 03 2026

    huriakristenindonesia.com | Silangit, Siborongborong – Kongres Persekutuan Perempuan (PPr) Hur...

    Lutheran World Federation (LWF) Gelar Konferensi Pimpinan Gereja Lutheran se-Asia

    Lutheran World Federation (LWF) Gelar Ko...

    by • Sep 15 2026

    huriakristenindonesia.com | Jakarta, 10-15 September 2026 – Asia Church Leadership Conference ...

    Pertemuan Pelayan Partohonan HKI Membaha...

    by • Sep 11 2026

    Pematangsiantar — Pucuk Pimpinan Huria Kristen Indonesia (HKI) bersama Kepala Departemen Koinonia ...

    Pucuk Pimpinan HKI Sampaikan Penghiburan atas Meninggalnya Pdt. Manjalo Pahala Hutabarat, S.Th, MM

    Pucuk Pimpinan HKI Sampaikan Penghiburan...

    by • Sep 09 2026

    huriakristenindonesia.com | Pematangsiantar – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Huria Kris...

    Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Dukung Yubileum HKI 100 Tahun

    Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara Duku...

    by • Sep 04 2026

    huriakristenindonesia.com | Tarutung, 1 September 2026. Yubileum Huria Kristen Indonesia (HKI) 100 T...

    HKI Jemaat Tanjung Priok Resmi Menjadi Resort Khusus, Majelis Daerah XII Jawa - Lampung Periode 2026-2031 Dilantik

    HKI Jemaat Tanjung Priok Resmi Menjadi R...

    by • Agu 31 2026

    huriakristenindonesia.com | Tanjung Priok, Minggu (30/8/2026). Huria Kristen Indonesia (HKI) mencata...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.

    ujian penerimaan vicar tahun 2023

    back to top