Berita Terbaru
Categories
  • ALMANAK HKI
  • ARTIKEL
  • BERITA
  • BIRO
  • Daerah III Toba Samosir
  • Daerah XI Sumatera Timur III
  • DATA PEGAWAI
  • FOTO
  • GALLERY
  • HKI Daerah XII Jawa Lampung
  • KHOTBAH
  • KHOTBAH MINGGU
  • OIKUMENE
  • PROFIL
  • RENUNGAN HARIAN
  • SERMON
  • SINODE
  • VIDEO
  • Kesetiaan dan Pengabdian

    Apr 23 2019402 Dilihat

    Selasa, 23 April 2019

    Ulangan 10 : 17: “sebab TUHAN, Allahmulah Allah segala allah dan TUHAN segala tuhan. Allah yang besar, kuat dan dahsyat, yang tidak memandang bulu ataupun menerima suap”.

    Suka memberi suap dan sikap pandang bulu, merupakan hal yang dapat menutupi keadilan dan kebenaran. Sering sekali hukum tidak terlaksana hanya oleh karena kedual hal itu. hal ini membuat keadilan dan kebenaran menjadi barang yang mahal, sebab diukur dari siapa kita dan berapa banyak uang yang diberikan. Sehingga muncullah pemahaman bahwa hukum itu ibarat sebilah pisau, tajam ke bawah namun tumpul ke atas. Hukum hanya tegas terhadap mereka yang miskin dan tak punya kekuasaan, sedangkan terhadap yang kaya dan berkuasa hukum itu tumpul.

    Firman Allah pada hari ini menyatakan bahwa Allah tidak memandang bulu dan tidak menerima suap, sebab Ia Maha Adil. TUHAN, Allah Israel, mengatasi segala kuasa di bumi ini. Orang Israel selalu cepat tergiur untuk menyembah allah atau ilah lain. Mereka selalu meragukan apakah TUHAN itu benar-benar ada atau tidak. Mereka beranggapan ketika mereka memberikan persembahan dengan sebanyak-banyaknya maka Allah senang kepada mereka, seperti yang mereka lakukan kepada para dewa atau ilah bangsa sekitar.

    Saudaraku, TUHAN tidak memandang seberapa banyak atau seberapa sedikitnya persembahan yang engkau berikan. Tetapi TUHAN ingin melihat seberapa besarkah kita setia kepadaNya dan selalu menyembah hanya kepada-Nya. TUHAN itu adil, Ia tidak dapat disuap dengan berbagai cara apa pun. Jika engkau setia dan taat kepadaNya dalam hidupmu, maka engkau akan beroleh upah dari kesetiaanmu kepada-Nya (bdk. Wahyu 2: 10). Kesetiaan tidaklah alasan untuk menerima upah, tetapi kesetiaan itu merupakan kewajiban yang harus kita lakukan sebagai umat yang telah ditebus dari dosa dan kematian kekal. (RES)

     

    Doa: Ya Tuhan, ajarlah kami untuk selalu setia dan mengabdi kepadaMu.

     

     

    Share to

    Related News

    Bahan-Jamita-Epistel-Minggu-30-Agustus-2026

    Bahan Jamita Epistel, Minggu 30 Agustus ...

    by Agu 28 2026

    MINGGU XIII DUNG TRINITATIS 2 TIMOTEUS 4: 6 – 8 PATUJOLO 1 Timoteus, 2 Timoteus dohot Titus, digoa...

    Bahan-Jamita-Evangelium-30-Agustus-2026

    Bahan Jamita Evangelium, 30 Agustus 2026...

    by Agu 28 2026

    MINGGU XIII DUNG TRINITATIS, MINGGU, 30 AGUSTUS 2026 JEREMIA 15: 15 – 21 Patujolo Panurirang Jerem...

    BAHAN JAMITA EVANGELIUM MINGGU III DUNG TRINITATIS MINGGU, 21 JUNI 2026

    BAHAN JAMITA EVANGELIUM MINGGU III DUNG ...

    by Jun 19 2026

    PANGARAMOTION NI DEBATA TU SALUHUT – 1 MUSA 21: 8 – 21 Patujolo Mangihuthon lomo ni roha ni ...

    Bahan-Jamita-Evangelium-Minggu-17-Mei-2026

    Bahan Jamita Evangelium Minggu, 17 Mei 2...

    by Mei 13 2026

    MINGGU EXAUDI – 4 MUSA 6: 22 – 27 – JAHOWA MAMASUMASU JALA MANGARAMOTI HO PATUJOLO Hur...

    Jamita Evangelium - Kamis 14 Mei 2026

    Jamita Evangelium – Kamis 14 Mei 2...

    by Mei 13 2026

    ULAON NI APOSTEL 1: 1 – 11 (HANANAEK TUHAN JESUS KRISTUS TU SURGO) PATUJOLO Buku Ulaon Apostel on ...

    Ibadah-HKI-Pos-PI-Hangoluan-Do-Hatam-Berlangsung-Khidmat- Teguhkan-Iman-Akan-Yesus-Anak-Allah

    Ibadah HKI Pos PI Hangoluan Do Hatam Ber...

    by Apr 03 2026

    huriakristenindonesia.com | Lobu Siregar, Siborongborong – Ibadah di HKI Pos PI Hangoluan Do H...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.

    ujian penerimaan vicar tahun 2023

    back to top