RANCANGAN DAMAI SEJAHTERA DARI ALLAH
YEREMIA 29 : 1-23
“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”
Oleh: C.Pdt. Ricson Nadapdap, S.Th.
Di tengah ketidakpastian hidup, manusia sering kali merasa cemas dan ragu akan masa hidup yang dijalani. Kita kerap mencoba menguatkan hati, namun seringkali gagal. Firman Tuhan dalam renungan hari melukiskan satu hal yang indah bahwa Allah tidak menjanjikan bahwa penderitaan kita akan lenyap seketika, melainkan memberi kepastian bahwa di balik situasi sulit tersebut, Dia tetap memegang kendali penuh atas hidup mereka lewat rancangan damai sejahtera-Nya.
Saudara yang terkasih. Melalui ayat renungan ini, Allah menyatakan dua kebenaran mendasar tentang rancangan-Nya bagi kita. Pertama, Ia menetapkan rancangan damai sejahtera (shalom), bukan rancangan kecelakaan. Ini menegaskan bahwa tujuan akhir Allah bagi umat-Nya selalu didasari oleh kasih dan kebaikan, bahkan ketika proses yang harus dilalui terasa menyakitkan. Masa sukar dan menderita bukan bukti bahwa Tuhan lupa dan pergi meninggalkan kita, melainkan proses pembentukan iman dan pendewasaan karakter. Kedua, Allah menjamin hari depan yang penuh harapan. Ketika rencana pribadi menemui jalan buntu, maka ingatlah rancangan Allah tetap teguh. Mengetahui bahwa Allah sendiri yang merancang masa depan memberi kita keberanian untuk melepaskan rasa takut dan belajar mempercayai proses-Nya. Saat ini kalau kita boleh jujur rancangan Allah yang terbesar digenapi dalam Tuhan Yesus Kristus. Tuhan Yesus, Sang Kepala Gereja telah mati menjadi jalan keselamatan bagi kita. Di dalam Kristus kita menemukan pengharapan yang tidak pernah hilang. Damai Sejahtera-Nya menguasai hati dan pikiran kita sehingga apa yang kita rancangkan dapat berhasil dan menemukan sukacita.
Saudaraku,menaruh harapan pada Tuhan Yesus bukan berarti kita bersikap pasif tanpa usaha, melainkan melangkah setiap hari dengan ketenangan karena tahu siapa yang menuntun jalan kita. Ketika situasi di sekitar kita terasa berat atau impian belum terwujud, ingatlah bahwa cerita kita belum usai dirangkai dan dituliskan oleh-Nya. Percayalah bahwa di balik setiap dinamika ataupun kemelut kehidupan, juka Tuhan pakai mendatangkan rancangan-Nya dalam bingkai kedamaian dan kebaikan.
“Tuhan tidak pernah merencanakan agar kita gagal. Kesulitan dan ujian yang kita hadapi bukanlah tanda bahwa kita ditinggalkan, melainkan bagian dari proses pembentukan mental dan karakter agar kita meniru Kristus yang menderita.”
Doa: Ya Tuhan Yesus Kristus, Allah yang hidup dan memberkati kami. Hari ini kami sadar dan yakin sepenuhnya pada kebaikan dan kasih-Mu. Engkau menyediakan masa depan yang indah bagi kami. Dalam setiap nafas kami adalah momen terbesar sebagai tanda rahmat dan kuasa-Mu bekerja. Amen.
No comments yet.