Palangkaraya – Huria Kristen Indonesia (HKI) memasuki babak baru dalam pelayanan di Pulau Kalimantan. Pdt. Ebsan Simanjuntak, S.Th. resmi dikukuhkan sebagai Praeses pertama HKI Daerah XV Kalimantan–Borneo dalam Ibadah Minggu yang berlangsung di HKI Palangkaraya, Minggu (28/6/2026). Pengukuhan ini menjadi tonggak penting setelah Kalimantan–Borneo ditetapkan sebagai HKI Daerah XV pada 9 November 2025.
Prosesi pengukuhan dipimpin oleh Sekretaris Jenderal HKI, Pdt. Dormen Pasaribu, M.Th., dan dirangkaikan dengan pelantikan Majelis Daerah (MD), Badan Pemeriksa Keuangan Daerah (BPKD), kepala-kepala bagian, serta pengurus lembaga daerah yang meliputi Persatuan Ama (PA), Persatuan Perempuan (PPr), dan Persatuan Naposo Bulung (PNB).
Pengukuhan Praeses perdana ini menandai dimulainya kepemimpinan definitif HKI Daerah XV Kalimantan–Borneo sekaligus memperkuat langkah gereja dalam mengembangkan pelayanan dan penginjilan di seluruh wilayah Kalimantan.
Ibadah pengukuhan dihadiri sekitar 300 jemaat yang datang dari berbagai daerah, termasuk Bontang, Samarinda, Balikpapan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. Kehadiran para pendeta, penatua, serta jemaat dari berbagai wilayah mencerminkan semangat kebersamaan dalam mendukung pertumbuhan pelayanan HKI di tanah Borneo.
Dalam khotbah yang didasarkan pada Filemon 1:4–7, Sekretaris Jenderal HKI mengajak seluruh pelayan dan jemaat untuk menghadirkan kasih yang menjadi dasar pelayanan. Kasih, menurutnya, bukan hanya menguatkan iman dan persekutuan, tetapi juga menjadi kesaksian yang menghadirkan sukacita, penghiburan, dan pengharapan bagi sesama.
Usai ibadah, Pucuk Pimpinan HKI bersama jajaran HKI Daerah XV menggelar rapat percepatan dan pemetaan pelayanan di Kalimantan–Borneo. Rapat tersebut menghasilkan sejumlah arah strategis, di antaranya memperluas pelayanan misi, membuka jemaat-jemaat baru, serta memperkuat pelayanan yang menjangkau masyarakat lintas suku dan budaya.
Saat ini HKI Daerah XV Kalimantan–Borneo menaungi 31 jemaat yang terdiri atas tiga resort penuh, satu resort persiapan, dan sejumlah Pos Pekabaran Injil (Pos PI). Dalam periode 2026–2031, setiap jemaat didorong untuk menjadi pusat penginjilan yang mampu melahirkan komunitas-komunitas jemaat baru di berbagai wilayah Kalimantan.
Sebagai bagian dari visi jangka panjang, HKI juga menargetkan agar pertumbuhan pelayanan di Kalimantan memungkinkan terbentuknya dua daerah pelayanan pada masa mendatang. Target tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan gereja agar pelayanan semakin menjangkau wilayah-wilayah yang belum terlayani.
Perjalanan pelayanan HKI di Kalimantan dimulai pada tahun 2016 melalui pengutusan para pelayan untuk membuka ladang misi di tanah Borneo. Pelayanan yang terus berkembang hingga menjangkau berbagai suku, seperti Dayak, Jawa, Toraja, dan masyarakat dari berbagai latar belakang, menjadi fondasi lahirnya HKI Daerah XV Kalimantan–Borneo yang diresmikan pada 9 November 2025.
Pengukuhan Pdt. Ebsan Simanjuntak sebagai Praeses pertama menjadi awal kepemimpinan dalam mengemban amanat tersebut. Dengan kepemimpinan yang baru, HKI berharap Daerah XV Kalimantan–Borneo terus bertumbuh sebagai pusat pelayanan yang menghadirkan kasih Kristus, memperluas penginjilan, dan menjadi berkat bagi masyarakat Kalimantan serta melahirkan daerah-daerah pelayanan baru di masa yang akan datang.
Pewarta
Pdt. Fran Anugrah Siregar, S.Th
No comments yet.