Lippo Cikarang, 19 Juli 2025 — Gereja HKI Lippo Cikarang menunjukkan komitmennya terhadap pertumbuhan rohani anak-anak dengan merayakan Hari Anak Nasional (HAN) pada Sabtu, 19 Juli 2025.
Hari Anak Nasional (HAN) yang diperingati setiap tanggal 23 Juli merupakan bentuk penghormatan terhadap hak dan kesejahteraan anak. Perayaan ini menjadi pengingat penting bahwa anak-anak adalah fondasi bangsa yang harus dibina sejak dini.
Bagi Gereja, anak-anak bukan hanya sebagai masa depan, tetapi bagian dari kehidupan gereja hari ini. Mereka perlu mendapatkan bimbingan, kasih dan pengajaran karakter Kristus sejak usia dini. Hal inilah yang mendorong HKI Lippo Cikarang mengambil bagian aktif dalam perayaan HAN, sebagai bentuk panggilan iman dan tanggung jawab gerejawi.
Acara berlangsung dari pukul 16.00 hingga 18.30 WIB dan diisi dengan berbagai kegiatan kreatif serta rohani. Anak-anak Sekolah Minggu diberikan ruang untuk menampilkan bakat, kreativitas dan iman mereka melalui lomba mewarnai, menggambar dan bernyanyi. Kegiatan ini dirancang bukan sekadar hiburan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, keberanian dan rasa percaya diri anak-anak.
Perayaan dibuka secara resmi oleh Pdt. Boy F. Tampubolon, S.Th, selaku Pendeta HKI Resort Persiapan Lippo Cikarang-Sejahtera. Dalam sambutannya, ia menegaskan, “masa depan gereja dimulai dari kualitas iman anak-anak gereja.”
Turut hadir dalam acara tersebut:
St. Oscar Nainggolan, Pimpinan Jemaat HKI Lippo Cikarang
Penyuluh Agama Kristen Kabupaten Bekasi
Guru Sekolah Minggu: Erna Pasaribu, Yuli Napitupulu, Yohana Manullang dan Dewi Panjaitan
Dalam sesi pembinaan rohani, hadir narasumber Adriana, S.Th., M.Div dan Veronika A. Plating, yang menyampaikan pesan-pesan iman dengan pendekatan kreatif, lagu-lagu rohani, serta motivasi untuk membantu anak-anak mengenal jati diri mereka sebagai anak-anak Allah. Mereka menekankan bahwa pembinaan rohani tidak hanya untuk orang dewasa, melainkan juga penting diberikan kepada anak-anak sebagai fondasi utama pertumbuhan iman.
Melalui perayaan HAN ini, HKI Lippo Cikarang semakin menegaskan peran gereja dalam melayani anak-anak secara serius. Gereja harus menjadi tempat yang aman dan penuh kasih, di mana anak-anak dapat bertumbuh dalam pengajaran yang benar dan kasih yang nyata. Dengan demikian, mereka akan bersinar dan menjadi harapan gereja di masa depan.
Acara ditutup dengan pembagian hadiah dan doa berkat. Pemberian hadiah bukan sekadar untuk merayakan kemenangan, juga sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan pertumbuhan iman anak-anak. Nilai kasih dan perhatian ini diharapkan akan tertanam di hati mereka sejak dini.
HKI Lippo Cikarang berkomitmen untuk terus menjadi gereja yang membina, mengasihi dan hadir bagi setiap anak. Karena anak-anak bukan sekadar masa depan gereja—mereka juga adalah gereja hari ini.
No comments yet.