Berita Terbaru
Categories
  • ALMANAK HKI
  • ARTIKEL
  • BERITA
  • BIRO
  • Daerah III Toba Samosir
  • Daerah XI Sumatera Timur III
  • DATA PEGAWAI
  • FOTO
  • GALLERY
  • KHOTBAH
  • KHOTBAH MINGGU
  • OIKUMENE
  • PROFIL
  • RENUNGAN HARIAN
  • SERMON
  • SINODE
  • VIDEO
  • Masyarakat Adat Nagasaribu Resah: tanah dan Hutan adat terusik

    Agu 30 2017522 Dilihat

    Masyarakat Adat Nagasaribu Resah: tanah dan Hutan adat terusik

    Siborongborong, (MBW). Masyarakat adat Nagasaribu akan tetap berjuang sampai pengakuan hukum Negara, mereka peroleh. Tanah adat dan hutan seluas 1000 ha, tempat kemenyan (haminjon) tumbuh ini,  telah mereka duduki dan kelola, secara turun temurun 350 tahun lebih, tempat mencari nafkah.

    Hutan adat yang dikelilingi kawasan konsesi PT.TPL telah menghawatirkan masyarakat sekitar. Debit sumber air bersih setiap tahun berkurang khususnya di Nagasaribu dan desa Dolok Paung, Aek Sirambe, Aek Sirara. Perusahaan menanami eukaliptus di seluruh daerah aliran sungai dengan merusak kelestarian hutan merugikan masyarakat.

    Masyarakat sangat sering konflik terkait batas lahan, mengusik hutan haminjon sumber ekonomi penduduk. Masyarakat menilai, tindakan PT TPL rentan pengrusakan sumber daya alam dan perampasan lahan adat.

    Upaya advokasi terus mereka perjuangkan sampai tanah dan hutan adat diakui secara hukum negara. Masyarakat berharap,  kedaulatan untuk memiliki, mengelola serta menjaga sumber daya alam di atas tanahnya,  dapat mereka pertahankan.

    Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) melalui Departemen Diakonia tetap mendampingi masyarakat melalui upaya advokasi yang mereka tempuh. “Tanah dan hutan adat, harus tetap terjaga dan terpelihara untuk menjaga kelestarian Alam sekaligus sumber ekonomi hidup warga” sebut Pdt. Adventus Nadapdap, S.Th kepada MBW.

    Op. Grace Simanjuntak (Seorang Raja Patik) menuturkan kepada MBW (2/8), parhutaan (perkampungan) adat Nagasaribu yang dibuka  marga Simanjuntak dan Sianipar. Secara adat, telah diresmikan (diojakhon) Raja Sisingamangaraja XII, Bersamaan peresmian pekan onan harbangan”.

    Peresmian diikuti ritual penanamam empat  pohon bintatar. Melambangkan, empat marga: Tuan si Hubil Tampubolon, Tuan So Manimbil Simanjuntak, Tuan Dibangarna dan Tuan di Sonak Malela.

    Raja Sisingamangaraja mengucapkan doa: Ojak ma Adat, ojak ma uhum, jonjongma patik (berdirilah adat, hukum, undang-undang adat). Saat itu, Raja Sisingamangaraja juga  memberikan pusaka atau barang yang berharga bagi keturunan adat mereka.

    1. Hatian na sora Teleng (Timbangan yang seimbang) ima dipegang Datu Pijor Simanjuntak
    2. Solup Si Opat Bale (empat takar) ima dipegang Datu Dolok Simanjuntak
    3. Parmasam (12 Solup) ima dipegang Sianipar

    Asa Garang-garang ni lautan, ni onjat tu hirang ni hoda

    Molo marbada Simanjutak, Sianiparma Sidabu tola

    Sistem pemerintahan adat masih tetap terjaga dan berlangsung sebagaimana sejarah ringkas berdirinya masyarakat adat tersebut.  Masyarakat Nagasaribu masih tetap terikat hukum adat (patik), meliputi hukum kekerabatan, hukum sosial, ritual pesta adat, hutan haminjon, pertanian, dan lain sebagainya.

    Saat ini, masyarakat adat dipimpin raja patik, dipilih dari warga secara demokratis dengan mempertimbangkan dedikasi dan moralnya yang kuat. (MBW/BN)

    Share to

    Related News

    Pelatihan Media Digital di Nagasaribu Onan Harbangan, Upaya Gereja Dorong Kesejahteraan Masyarakat Adat

    Pelatihan Media Digital di Nagasaribu On...

    by Agu 27 2026

    huriakristenindonesia.com | Siborongborong – HKI terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masy...

    Pembekalan-Parhalado-HKI-Daerah-III-Toba-Samosir

    Pembekalan Parhalado HKI Daerah III Toba...

    by Agu 24 2026

    Kabupaten Toba, Senin, 24 Agustus 2026. HKI Resort Tintinan menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan ...

    Ibadah-dan-Perayaan-Sukacita-HUT-Ke-29-HKI-Parsaoran-Nauli

    Ibadah dan Perayaan Sukacita HUT Ke-29 H...

    by Agu 24 2026

    Tanjungbalai – Minggu, 23 Agustus 2026, menjadi momen yang sangat berkesan bagi jemaat HKI Res...

    Pucuk-Pimpinan-Buka-Zoom-Bersama-Calon-Pendeta-HKI-82-Peserta-dari-Berbagai-Daerah-Pelayanan-Hadir

    Pucuk Pimpinan Buka Zoom Bersama Calon P...

    by Agu 24 2026

    Pematangsiantar – Kantor Pusat HKI. Huria Kristen Indonesia (HKI) menggelar pertemuan Zoom ber...

    Setahun-Melayani-di-Ladang-Tuhan-Kisah-Justa-Eustas-Charles- Volunteer-UEM-dari-Tanzania-untuk-HKI

    Setahun Melayani di Ladang Tuhan: Kisah ...

    by Agu 20 2026

    huriakristenindonesia.com | Pematangsiantar. Sejak 4 September 2025, Huria Kristen Indonesia (HKI) k...

    Kantor-Pusat-HKI-Rayakan-HUT-RI-ke-81-Kebersamaan-dan-Semangat-Mengisi-Kemerdekaan

    Kantor Pusat HKI Rayakan HUT RI ke-81: K...

    by Agu 19 2026

    Keluarga besar Kantor Pusat HKI merayakan HUT RI ke-81 dengan upacara bendera, perlombaan, makan ber...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.

    ujian penerimaan vicar tahun 2023

    back to top