Berita Terbaru
Categories
  • ALMANAK HKI
  • ARTIKEL
  • BERITA
  • BIRO
  • DATA PEGAWAI
  • FOTO
  • GALLERY
  • KHOTBAH
  • KHOTBAH MINGGU
  • OIKUMENE
  • PROFIL
  • RENUNGAN HARIAN
  • SERMON
  • SINODE
  • VIDEO
  • HKI Ikuti Forum Pembelajaran Media dan Komunikasi KN-LWF Indonesia: Media Sosial sebagai Ruang Kesaksian Publik Gereja

    Jun 26 202684 Dilihat

    HKI-Ikuti-Forum-Pembelajaran-Media-dan-Komunikasi-KN-LWF-Indonesia-Media-Sosial-sebagai-Ruang-Kesaksian-Publik-Gereja

    Medan, 24 Juni 2026 – Huria Kristen Indonesia (HKI) turut ambil bagian dalam Forum Pembelajaran Media dan Komunikasi untuk Gereja-gereja Lutheran di Indonesia yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Lutheran World Federation (KN-LWF) Indonesia pada 22–24 Juni 2026 di Jangga House Medan, Jl. Sei Tuan No. 22–24, Babura, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara.

    Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas dan ruang pembelajaran kolaboratif bagi gereja-gereja anggota KN LWF di Indonesia. Melalui forum ini, para peserta diajak untuk memperdalam pemahaman mengenai komunikasi digital, berbagi pengalaman, serta mengembangkan strategi pelayanan media yang efektif, etis, dan kontekstual guna mendukung misi, pelayanan, dan kesaksian gereja di era digital.

    Baca juga: KOMITMEN HKI MENGEMBANGKAN IMAN DAN PENDIDIKAN DI PULAU RUPAT

    Dalam kegiatan tersebut, HKI mengutus dua orang peserta, yakni Pdt. Timothy Saragi dan Pdt. Horas Yunus Hasiholan, S.Th. Forum ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai gereja anggota KN-LWF Indonesia, antara lain Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Huria Kristen Indonesia (HKI), Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS), Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA), Gereja Kristen Luther Indonesia (GKLI), Gereja Kristen Protestan Pakpak Dairi (GKPPD), Gereja Protestan Persekutuan (GPP), Gereja Punguan Kristen Batak (GPKB), serta mahasiswa/i peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung yang sedang melaksanakan praktik di KN-LWF Indonesia.

    Kegiatan dibuka oleh Trivan Fortunatus Pasaribu selaku Pelaksana Program KN-LWF Indonesia. Melalui forum ini, para peserta diajak untuk bersama-sama belajar, berdiskusi, dan merefleksikan pelayanan media gereja di tengah perkembangan dunia digital yang terus berubah.

    HKI-Ikuti-Forum-Pembelajaran-Media-dan-Komunikasi-KN-LWF-Indonesia-Media-Sosial-sebagai-Ruang-Kesaksian-Publik-Gereja-2

    Pada hari pertama, peserta menerima materi bertajuk “Dasar-dasar Teologi Lutheran: Literasi Media dan Kesaksian Publik di Era Digital” yang disampaikan oleh Pdt. Tofler Sijabat, MA, selaku KN LWF Lutheran Theology Program Officer. Dalam pemaparannya, Pdt. Tofler mengajak peserta melihat kembali sejarah Reformasi Gereja pada masa Martin Luther. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan Reformasi tidak dapat dilepaskan dari penemuan mesin cetak Gutenberg yang memungkinkan tulisan-tulisan Luther dan Firman Tuhan tersebar secara luas kepada masyarakat.

    Semangat sola scriptura (hanya oleh Kitab Suci atau Alkitab) yang dihidupi Martin Luther, menurut Pdt. Tofler, mendorong gereja untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana pemberitaan Injil. Jika pada masa Reformasi mesin cetak menjadi media yang efektif untuk menyebarkan Firman Tuhan, maka pada era digital saat ini media sosial dapat dipahami sebagai ruang baru bagi gereja untuk bersaksi.

    “Media sosial tidak hanya sekadar alat (tools), tetapi juga merupakan ruang kesaksian publik gereja,” tegas Pdt. Tofler. Melalui media digital, gereja dipanggil untuk menghadirkan kesaksian, melakukan advokasi, serta menyuarakan keadilan dan kebenaran Firman Tuhan di ruang publik.

    Memasuki hari kedua, peserta memperoleh materi dari Baringin Lumban Gaol, jurnalis Detik.com, yang membahas tentang media arus utama dan media sosial, teknik framing, serta etika bermedia sosial. Dalam pemaparannya, Baringin menjelaskan bahwa media arus utama dikelola secara profesional dan melalui proses verifikasi yang ketat sebelum sebuah informasi dipublikasikan. Sementara itu, media sosial memiliki karakter yang lebih fleksibel dan memungkinkan gereja untuk menjangkau lebih banyak orang secara cepat.

    HKI-Ikuti-Forum-Pembelajaran-Media-dan-Komunikasi-KN-LWF-Indonesia-Media-Sosial-sebagai-Ruang-Kesaksian-Publik-Gereja-4

    Menurutnya, gereja harus beradaptasi dengan perkembangan media digital agar tetap relevan dalam menjalankan pelayanannya. “Jika gereja tidak beradaptasi, maka seiring berjalannya waktu gereja bisa saja ambruk,” ujarnya.

    Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada teknik framing (pembingkaian) dalam pemberitaan. Teori ini dipopulerkan oleh Robert M. Entman pionir analisis pembingkaian. Melalui materi ini, peserta diajak memahami bahwa sebuah peristiwa dapat dilihat dari berbagai sudut pandang, dan gereja perlu secara bijaksana menentukan aspek mana yang hendak ditonjolkan sesuai dengan tujuan pelayanan, kesaksian, dan nilai-nilai Kristiani yang hendak disampaikan.

    Untuk memperkuat pemahaman peserta, pemateri mengajak peserta untuk mempraktikkan teknik framing dengan mengerjakan studi kasus secara berkelompok. Para peserta dibagi ke dalam empat kelompok untuk mendiskusikan sebuah contoh berita dan menyusun berbagai kemungkinan framing yang dapat digunakan. Hasil diskusi kemudian dipresentasikan di hadapan forum dan mendapatkan tanggapan serta masukan dari pemateri.

    Pada hari ketiga, forum berfokus pada pemetaan kondisi pelayanan media di gereja-gereja anggota KN LWF, tantangan yang dihadapi, kebutuhan yang perlu dipenuhi, serta rekomendasi untuk pengembangan pelayanan media di masa mendatang. Setiap peserta berdasarkan sinode diminta mengisi angket, berdiskusi dalam kelompok (sinode masing-masing), dan mempresentasikan hasil diskusi dan refleksi bersama peserta forum lainnya.

    HKI-Ikuti-Forum-Pembelajaran-Media-dan-Komunikasi-KN-LWF-Indonesia-Media-Sosial-sebagai-Ruang-Kesaksian-Publik-Gereja-3

    Peserta dari HKI menilai bahwa forum ini menjadi kesempatan yang sangat berharga untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat pelayanan media gereja. Berdasarkan hasil diskusi, masih terdapat berbagai aspek yang perlu dibenahi dalam pelayanan media HKI, khususnya dalam bidang manajemen dan penataan pengelolaan media gereja.

    Pdt. Timothy Saragi, salah seorang peserta dari HKI, menyampaikan bahwa forum ini telah membuka wawasan baru mengenai pelayanan media gereja.

    “Selama ini saya berpikir bahwa peningkatan pelayanan media gereja terutama berkaitan dengan peningkatan keterampilan teknis seperti editing dan produksi konten. Namun melalui forum ini saya semakin memahami bahwa pelayanan media memiliki dasar teologis yang kuat. Media sosial bukan sekadar sarana mengikuti perkembangan zaman, melainkan bagian dari pemberitaan Injil dan kesaksian gereja di ruang publik. Forum ini juga menjadi ruang belajar yang sangat memperkaya melalui pengalaman para pekerja media dari berbagai sinode,” ungkapnya.

    Kunjungi juga kanal YouTube HKI untuk mengetahui informasi terbaru seputar pelayanan HKI.

    Sementara itu, menurut Pdt. Horas pelaksanaan kegiatan ini sangat baik dan memberikan manfaat besar bagi gereja dan pengguna media sosial. Menurutnya, forum ini menjadi salah satu bentuk kepedulian gereja-gereja Lutheran terhadap perkembangan media yang semakin pesat saat ini. Ia menilai bahwa gereja memiliki peran penting dalam menghadirkan kontribusi positif melalui pemanfaatan media, khususnya di tengah meningkatnya penyebaran berbagai konten digital yang belum sepenuhnya memberikan dampak yang bermanfaat bagi pemuda maupun masyarakat sebagai pengguna media.

    Forum Pembelajaran Media dan Komunikasi untuk Gereja-gereja Lutheran di Indonesia ditutup pada Rabu (24/6/2026) melalui ibadah penutupan yang dipimpin oleh Pdt. Tofler Sijabat. KN-LWF Indonesia juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kapasitas pelayanan media gereja-gereja anggotanya melalui berbagai pelatihan dan program pengembangan di masa mendatang.

    Pewarta: Pdt. Timothy Saragi

    Share to

    Written by

    Staf Biro Infokom HKI

    Related News

    Peresmian HKI Resort Khusus Dame Bandung, Pelantikan Praeses HKI Daerah XII Jawa-Lampung dan Perayaan Ulang Tahun Kemitraan HKI dan Gereja Onnuri Berlangsung Khidmat dan Meriah

    Peresmian HKI Resort Khusus Dame Bandung...

    by Jun 23 2026

    huriakristenindonesia.com | Bandung, 21 Juni 2026 – Ephorus Huria Kristen Indonesia secara res...

    Serah Terima Jabatan Praeses HKI Daerah ...

    by Jun 15 2026

    Balige – Suasana penuh khidmat mewarnai ibadah serah terima jabatan Praeses dan Pangojakhonon HKI ...

    Pucuk-Pimpinan-Majelis-Pusat-dan-Badan-Pemeriksa-Keuangan-Pusat- Tinjau-Langsung-Kebun-Sawit-HKI-di-Teluk-Panji-dan-Tanjung-Haloban

    Pucuk Pimpinan, Majelis Pusat dan Badan ...

    by Jun 05 2026

    huriakristenindonesia.com | Labuhanbatu, 4–5 Juni 2026 – Dalam rangka memastikan pengelolaan...

    Kepala Sekolah SD HKI 1, SD HKI 2, dan S...

    by Mei 21 2026

    huriakristenindonesia.com | Pematangsiantar, 21 Mei 2026 — Kepala Sekolah SD HKI 1, SD HKI 2, dan ...

    Pucuk-Pimpinan-HKI-Umumkan-14-Peserta-Dinyatakan-Lulus

    Pucuk Pimpinan HKI Umumkan 14 Peserta Di...

    by Mei 21 2026

    14 Peserta Dinyatakan Lulus Hasil Ujian Seleksi Rekomendasi Pematangsiantar, 20 Mei 2026 – Pucuk P...

    Ujian-Seleksi-Penerimaan-Surat-Rekomendasi-Pucuk-Pimpinan-HKI-Diikuti-60-Peserta

    Ujian Seleksi Penerimaan Surat Rekomenda...

    by Mei 20 2026

    huriakristenindonesia.com | Pematangsiantar, 20 Mei 2026 — Pelaksanaan ujian seleksi penerimaan su...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    back to top