BERJALAN DENGAN IMAN
IBRANI 11 : 1-18
“Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.”
Oleh: C.Pdt. Bella P.T. Tampubolon, S.Th.
Di dalam kehidupan ini tentu kerap sekali kita merasa takut menghadapi kehidupan yang fana karena berkesan penuh dengan misteri. Karena tak seorangpun yang tahu apa yang akan terjadi dua jam ke depan pada hari ini bahkan hari esok. Namun pada akhirnya kita dipaksa untuk memiliki keberanian menjalani segala dinamika kehidupan yang menghadang. Bagi setiap orang pasti memiliki support systemnya masing-masing saat masalah datang menghadang. Tetapi sebagai seorang Kristen sumber kekuatan yang mendasari keberanian kita dalam menjalani kehidupan yang berliku adalah Iman kepada Allah. Maka yang diperlukan hanyalah Iman yang kokoh agar kita memiliki dasar yang kuat ketika menghadapi masalah apapun.
Saudara yang terkasih dalam Kristus Yesus. Demikian halnya dalam renungan hari ini yang diambil dari Ibrani Pasal 11:1 yang dituliskan kepada orang Kristen abad pertama yang tinggal di Yerusalem dan sekitarnya. Renungan ini berbicara tentang pentingnya Iman. Dalam Ibrani 11:1 ditulis bahwa “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat”. Dalam bahasa Yunani disebutkan hypostasisyang berarti dasar atau fondasi. Maka dalam hidup ini kita diajak untuk menjaga keutuhan Iman kita kepada Allah. Karena inilah yang menjadi dasar hidup bagi seorang Kristen dalam menjalani kehidupan. Sehingga dengan dasar Iman yang kuat maka apapun yang terjadi di depan, maka kita tidak akan takut lagi untuk berjalan. Keteladanan dalam memegang teguh iman kepada Allah telah ditunjukkan melalui kehidupan orang percaya di sepanjang zaman. Imanlah yang membuat Habel mempersembahkan kurban yang terbaik kepada Allah atau Henokh yang diangkat oleh Tuhan dan tidak mengalami kematian. Oleh karena iman dan ketaatan kepada Allah, Nuh membangun bahtera bagi keluarganya serta diselamatkan dari air bah.
Maka daripada itu saudaraku yang terkasih, marilah berdiri tegak menghadapi segala badai kehidupan yang datang. Jangan biarkan persoalan kehidupan mematahkan semangat kita. Tuhan akan selalu meneguhkan langkah kaki orang-orang benar yang beriman dan berharap kepada-Nya saja.
“Jangan merasa mundur jika melihat besarnya masalah, karena kemenangan sudah Tuhan sediakan jauh hari sebelumnya!”
Doa: Ya Tuhan Allah yang kami sembah dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Kami menyerahkan hidup kami sepenuhnya hanya kedalam tangan pengasihan-Mu. Sekiranya Roh Kudus-Mu memampukan kami untuk berjalan dalam kebenaran dan hidup dalam Iman yang teguh kepada Allah. Amen.
No comments yet.