huriakristenindonesia.com | Pematangsiantar, 12 Mei 2026 — Huria Kristen Indonesia (HKI) melalui Pucuk Pimpinan menggelar Rapat Praeses HKI Daerah I–XV sebagai langkah strategis dalam mengawali periode pelayanan 2026–2031. Rapat berlangsung selama dua hari, Selasa hingga Rabu (12–13 Mei 2026), bertempat di Sopo Haven Hotel, Pematangsiantar.
Kegiatan ini merupakan forum koordinasi tingkat nasional yang mempertemukan seluruh Praeses HKI guna menyelaraskan arah kebijakan, memperkuat kepemimpinan gerejawi, serta merumuskan strategi implementasi program pelayanan gereja secara komprehensif dan berkelanjutan.
Dalam surat resmi yang dikeluarkan Pucuk Pimpinan HKI, ditegaskan bahwa rapat ini menjadi momentum penting untuk menata langkah awal pelayanan periode baru, dengan fokus pada efektivitas pencapaian tujuan umum HKI. Sinergi antara pusat dan daerah dipandang sebagai kunci dalam menghadapi dinamika pelayanan gereja di tengah perubahan sosial yang semakin kompleks.
Rapat dipimpin langsung oleh Ephorus HKI Pdt. Dr. Tony Liston Hutagalung, M.Sc. bersama Sekretaris Jenderal Pdt. Dormen Pasaribu, M.Th., serta dihadiri seluruh Praeses dari berbagai wilayah pelayanan HKI di Indonesia.
Fokus Pembahasan Strategis
Berdasarkan agenda resmi yang tercantum dalam lampiran kegiatan, rapat ini membahas sejumlah isu strategis yang menjadi fondasi pelayanan HKI ke depan, antara lain:
- Evaluasi kondisi awal pelayanan periode 2026–2031
- Identifikasi isu-isu dan tantangan aktual gereja
- Perumusan arah kebijakan dan strategi implementasi program HKI
- Diskusi tematik dalam kelompok bidang pelayanan (Koinonia, Marturia, Diakonia)
- Penyusunan rencana kerja yang terintegrasi dan berkelanjutan
- Penguatan peran Praeses sebagai pemimpin transformasional di tingkat daerah
Selain pembahasan strategis, kegiatan ini juga diisi dengan ibadah bersama, presentasi hasil diskusi kelompok, serta sesi penguatan kepemimpinan guna meningkatkan kapasitas pelayanan para Praeses dalam memimpin resort dan jemaat.
Menjawab Tantangan Pelayanan Gereja
Rapat Praeses HKI ini menegaskan komitmen Pucuk Pimpinan untuk menghadirkan pelayanan gereja yang adaptif, kontekstual, dan berdampak nyata. Dalam dinamika masyarakat yang terus berubah, HKI dituntut untuk tidak hanya mempertahankan eksistensi, tetapi juga memperkuat relevansi dan kontribusinya bagi kehidupan jemaat dan bangsa.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesatuan visi, arah pelayanan yang jelas, serta koordinasi yang solid antara pusat dan daerah, sehingga seluruh program gereja dapat dijalankan secara efektif, terukur, dan berkesinambungan.
Rapat ini sekaligus menjadi titik awal konsolidasi kepemimpinan HKI dalam memasuki periode pelayanan yang baru, dengan semangat pembaruan, kolaborasi, dan kesetiaan dalam panggilan melayani.
No comments yet.