huriakristenindonesia.com | Pematangsiantar, 1 Mei 2026. Momentum peringatan Hari Pahlawan yang digelar di kawasan Plaza Pemda Pematangsiantar tahun ini berpadu dengan sukacita besar warga gereja dalam merayakan Hari Ulang Tahun ke-99 Huria Kristen Indonesia (HKI). Perayaan ini menjadi refleksi iman sekaligus panggilan kebangsaan, bahwa gereja tidak hanya bertumbuh secara spiritual, tetapi juga hadir nyata bagi bangsa dan negara.
baca juga: Sekretaris Jenderal HKI, Pdt. Dormen Pasaribu, M.Th Rayakan Ibadah dan Olop-Olop 99 Tahun Bersama Jemaat Sumbul Berampu
HKI genap berusia 99 tahun pada 1 Mei 2026. Ibadah syukur dipusatkan di Gereja HKI Resort Khusus Melanthon Siregar, Pematangsiantar, mengusung tema “HKI Makin Tua Makin Menjadi Berkat” dan subtema “HKI untuk Indonesia: 99 Tahun Setia Melayani”. Ribuan jemaat dari 15 distrik, ratusan resort, dan ribuan gereja HKI di seluruh Indonesia turut ambil bagian, termasuk jemaat diaspora di Malaysia, Singapura, hingga Amerika Serikat melalui siaran daring.
baca juga: Dari Kamboja ke Kampung Halaman: Duka, Doa, dan Perjuangan Pemulangan Rexy Situmeang
Dalam khotbahnya, Ephorus HKI, Pdt. Dr. Toni L. Hutagalung, menegaskan bahwa usia 99 tahun merupakan fase kedewasaan gereja yang harus diwujudkan dalam pelayanan yang lebih luas dan berdampak.
“99 tahun bukan waktu yang singkat. HKI lahir dari pergumulan identitas dan kerinduan untuk melayani Tuhan dalam konteks budaya sendiri tanpa meninggalkan Injil,” ujarnya.
Sejalan dengan semangat Hari Pahlawan, Ephorus mengingatkan bahwa perjuangan gereja masa kini tidak lagi berbentuk fisik, melainkan perjuangan moral, spiritual, dan sosial dalam menjaga keutuhan bangsa. Ia memaparkan empat tantangan besar yang harus dihadapi HKI ke depan, yaitu:
- Regenerasi pelayan gereja di tengah banyaknya pendeta yang akan memasuki masa pensiun
- Transformasi digital untuk menjangkau generasi Z dan Alpha
- Kemandirian finansial jemaat melalui penguatan perpuluhan dan ekonomi gereja
- Panggilan kebangsaan untuk merawat toleransi dan menolak politik identitas
“Umur 99 tahun artinya sudah sangat dewasa. HKI tidak boleh lagi sibuk dengan urusan internal semata, tetapi harus keluar menjadi garam dan terang bagi Indonesia,” tegasnya.
Dengan usia yang hampir mencapai satu abad, HKI kini menatap masa depan dengan optimisme. Panitia perayaan 100 tahun HKI telah dibentuk dan mulai menggalang dukungan, termasuk rencana pembangunan Monumen 100 Tahun HKI sebagai simbol perjalanan iman dan pelayanan gereja bagi bangsa.
Perayaan ini menegaskan bahwa HKI bukan sekadar institusi keagamaan, tetapi juga bagian dari kekuatan moral bangsa melanjutkan semangat para pahlawan dalam bentuk pelayanan kasih, persatuan, dan pengabdian bagi Indonesia.
No comments yet.