Tim Tanggap Bencana Huria Kristen Indonesia (HKI) berangkat menuju wilayah Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk memberikan bantuan kepada jemaat yang terdampak banjir bandang beberapa minggu lalu. Tim bergerak langsung ke tiga jemaat yang berada di garis terdampak, yaitu HKI Muara Bolak, HKI Sipea Pea, dan HKI Kolang. Selama perjalanan, tim juga mengumpulkan data kebutuhan jemaat agar pelayanan berikutnya dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.
Penyaluran Bantuan Sembako ke Tiga Jemaat
Setibanya di lokasi, tim segera menyalurkan 140 paket sembako kepada jemaat. Pembagian dilakukan sebagai berikut:
HKI Muara Bolak: 20 paket sembako
HKI Sipea Pea: 20 paket sembako
HKI Kolang: 100 paket sembako
Setiap paket berisi beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, roti Unibis, dan ikan asin. Tim menyerahkan bantuan secara langsung kepada pimpinan jemaat dan warga, sehingga seluruh paket dapat terdistribusi dengan cepat. Selain sembako, tim juga membawa pakaian dan perlengkapan harian yang dibutuhkan para keluarga yang terdampak.
Pendampingan Pastoral dan Pelayanan Doa
Setelah proses penyerahan bantuan, Pdt. Firman Sibarani dan Pdt. Meri U. Hutapea mengunjungi jemaat HKI Muara Bolak yang sedang sakit, yaitu Op. Gaul Nadapdap Doli. Keduanya mendoakan kesembuhan serta memohon agar Tuhan memberikan kekuatan dan penghiburan bagi keluarga yang mendampingi.
Di setiap jemaat, kedua pendeta juga memberikan penguatan rohani melalui doa bersama dan firman pengharapan. Warga mengaku merasa lebih tenang karena gereja hadir bukan hanya untuk memberikan bantuan, tetapi juga untuk mendampingi mereka secara rohani.
Penyerahan Boras Si Pir ni Tondi di HKI Kolang
Pada kunjungan ke HKI Kolang, Pdt. Firman Sibarani menyerahkan boras si pir ni tondi kepada jemaat yang terdampak, khususnya keluarga mantan Guru Jemaat, Em. St. M. Situmeang/br. Hutabarat. Penyerahan boras ini menjadi simbol penguatan tondi, pemulihan, serta harapan baru bagi keluarga yang mengalami kerugian akibat banjir bandang.
Komitmen HKI dalam Pelayanan Kemanusiaan
Aksi kemanusiaan ini menunjukkan komitmen HKI dalam merespons kebutuhan jemaat, baik secara fisik maupun rohani. Tim menyatakan bahwa pendampingan tidak berhenti pada satu kali kunjungan. HKI akan terus memantau kondisi masyarakat dan siap memberikan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan di lapangan.
No comments yet.