huriakristenindonesia.com | Pematangsiantar, 20 Mei 2026 — Pelaksanaan ujian seleksi penerimaan surat rekomendasi Pucuk Pimpinan Huria Kristen Indonesia (HKI) berlangsung dengan tertib dan penuh kesungguhan. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 60 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang anak-anak HKI dari Daerah I hingga Daerah XV, dengan komposisi peserta yang terdiri dari mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Teologi (STT) namun belum memiliki surat rekomendasi, serta lulusan baru SMA/sederajat yang terpanggil untuk melanjutkan pendidikan teologi.
Seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah pembuka yang dilaksanakan pada pukul 08.00–08.30 WIB. Ibadah dipimpin oleh liturgis, Pdt. Salome br. Nainggolan, S.Th., MM, dengan pemberitaan Firman Tuhan oleh Pdt. Dormen Pasaribu, M.Th. Khotbah diambil dari Mazmur 37:5, yang menekankan pentingnya menyerahkan hidup dan pelayanan sepenuhnya kepada Tuhan. Doa syafaat dipimpin oleh Pdt. Harianto Harianja, SH., M.Min., sebagai bentuk penyerahan seluruh proses kepada penyertaan Tuhan.
Ujian Seleksi Penerimaan Surat Rekomendasi Pucuk Pimpinan HKI Diikuti 60 Peserta
Setelah ibadah, kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal HKI, Pdt. Dormen Pasaribu, M.Th, yang sekaligus memberikan arahan, motivasi, dan peneguhan kepada seluruh peserta. Dalam arahannya, ditegaskan bahwa proses seleksi ini bukan sekadar evaluasi akademik, tetapi juga merupakan bagian dari pembentukan integritas, spiritualitas, dan kesiapan pelayanan para calon penerima rekomendasi.
Memasuki tahap inti, para peserta mengikuti ujian tertulis PIA/PIT dengan durasi pengerjaan selama 45 menit. Selanjutnya, rangkaian seleksi dilanjutkan dengan beberapa tahapan ujian lainnya, yaitu:
Tes IQ
Ujian Pengetahuan Umum
Ujian Bahasa Inggris
Ujian Sejarah HKI
Wawancara
Seluruh tahapan ini dirancang secara komprehensif guna menilai kemampuan intelektual, wawasan, karakter, serta kesiapan peserta dalam menjalani panggilan pelayanan di tengah gereja dan masyarakat.
Dari keseluruhan peserta yang mengikuti seleksi, hanya 14 orang yang akan menerima surat rekomendasi dari Pucuk Pimpinan HKI, sebagai bentuk seleksi yang ketat dan berkualitas.
Pelaksanaan ujian berlangsung dengan tertib, terstruktur, dan penuh disiplin. Diharapkan melalui proses seleksi ini, HKI dapat menghasilkan pelayan-pelayan yang tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga memiliki spiritualitas yang matang, integritas yang kuat, dan komitmen yang teguh dalam melayani Tuhan dan jemaat.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas dan standar pelayanan di lingkungan Huria Kristen Indonesia, sekaligus memastikan bahwa setiap pelayan yang direkomendasikan benar-benar siap diutus dalam ladang pelayanan Tuhan. Pewarta: Biro Infokom
No comments yet.