Berita Terbaru
Categories
  • ALMANAK HKI
  • ARTIKEL
  • BERITA
  • BIRO
  • DATA PEGAWAI
  • FOTO
  • GALLERY
  • KHOTBAH
  • KHOTBAH MINGGU
  • OIKUMENE
  • PROFIL
  • RENUNGAN HARIAN
  • SERMON
  • SINODE
  • VIDEO
  • Kasih Yang Nyata

    Mei 28 2019236 Dilihat

    Renungan

    Selasa, 28 Mei 2019

    1 Tesalonika 2:6-8 Juga tidak pernah kami mencari pujian dari manusia, baik dari kamu, maupun dari orang-orang lain, sekalipun kami dapat berbuat demikian sebagai rasul-rasul Kristus. Tetapi kami berlaku ramah di antara kamu, sama seperti seorang ibu mengasuh dan merawati anaknya. Demikianlah kami, dalam kasih sayang yang besar akan kamu, bukan saja rela membagi Injil Allah dengan kamu, tetapi juga hidup kami sendiri dengan kamu, karena kamu telah kami kasihi

    Kasih Yang Nyata

    Mungkin masih begitu melekat di telinga kita lagu batak yang berjudul Anak Medan. Lagu ini sangat populer, bahkan dimainkan untuk mengiringi tortor dalam acara-acara adat batak toba saat ini. Dalam lagu tersebut, ada bagian dalam syairnya mengatakan: “hancur demi kawan ido au kawan”. Artinya, seseorang akan rela mengorbankan dirinya bagi  temannya. Sebagai sesama anak perantauan yang jauh dari kampung halaman (bonapasogit), ada sebuah ikatan untuk saling membantu dalam setiap masalah yang dihadapi bersama. Ini adalah cara seseorang menunjukkan ikatan kekeluargaan yang kuat diantara sesama orang batak di perantauan.

    Wujud kasih dalam lagu itu memang benar-benar menunjukkan kesetiakawanan, tetapi sebaiknya hancurnya biarlah hancur yang positif (misalnya kehilangan teman karena membela kebenaran temannya, dll). Paulus dan Timotius, serta rekan-rekannya, juga menunjukkan cinta kasihnya kepada jemaat di Tesalonika. Perjuangan mereka untuk menyampaikan kebenaran Injil banyak mendapat tantangan dari kalangan Yahudi. Bahkan Paulus hampir dibunuh sehingga dengan terpaksa ia menyingkir sesaat ke Korintus. Dalam pemberitaan Injil yang dilakukan mereka di Tesalonika, mereka tidak mencari pamor atau nama baik seperti yang diimpikan oleh kaum Yahudi. Mereka tulus dalam pelayanan mereka. Pelayanan itu didorong dan diawali dengan kasih. Sehingga mereka rela untuk membagi kebenaran injil dan juga membagi hidup mereka dengan jemaat di Tesalonika.

    Saudaraku, kasih itu bukanlah untaian kata belaka, manis didengar haruslah juga manis dibuktikan. Kasih akan menjadi kasih yang sesungguhnya ketika kita mengasihi dalam perbuatan. Tebarkan kasih melalui perbuatanmu dan bukan hanya melalui kata-kata semata. (RES)

     

    Doa: Ya Tuhan, ajarilah aku menyatakan dan melakukan kasih kepada semua orang.

     

    Share to

    Related News

    Ibadah-HKI-Pos-PI-Hangoluan-Do-Hatam-Berlangsung-Khidmat- Teguhkan-Iman-Akan-Yesus-Anak-Allah

    Ibadah HKI Pos PI Hangoluan Do Hatam Ber...

    by Apr 03 2026

    huriakristenindonesia.com | Lobu Siregar, Siborongborong – Ibadah di HKI Pos PI Hangoluan Do H...

    Ephorus-dan-Sekjen-HKI-Terpilih-Melalui-Sistem-Majomput-Nasinurat

    Ephorus dan Sekjen HKI Terpilih Melalui ...

    by Mar 29 2026

    Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) telah menetapkan pimpinan baru untuk periode pelayanan 2026–2...

    Sejarah-Singkat-Jemaat-Huria-Kristen-Indonesia-HKI-Lippo-Cikarang

    Sejarah Singkat Jemaat Huria Kristen Ind...

    by Mar 12 2026

    huriakristenindonesia.com | Lippo Cikarang – Pertumbuhan pelayanan gereja sering kali menjadi ...

    SURAT PASTORAL PUCUK PIMPINAN HKI

    by Feb 18 2026

    HKI Untuk Keadilan Ekologi(Mengurangi Pemakaian Plastik dan Kertas Secara Besar-besaran) Huria Krist...

    Kantor Pusat HKI Persiapkan Perpustakaan...

    by Sep 28 2025

    Pematang Siantar, 25 September 2025 — Dalam rangka memperkuat pelayanan berbasis literasi dan wawa...

    EVANGELIUM  MINGGU ADVENT IV – 24...

    by Des 19 2023

    Yesaya 35:1-4 RO DO DEBATA PALUAHON BANGSONA Pendahuluan        &...

    No comments yet.

    Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
    back to top