Huria Kristen Indonesia.com, Balige, 28 Februari 2026 — Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Kongres Persatuan Naposo Bulung (PNB) HKI Tahun 2026, Pengurus Inti Pusat PNB HKI mengadakan rapat persiapan di Kantor HKI Daerah III, Balige. Pertemuan ini menjadi langkah awal yang penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan kongres dapat berjalan dengan terarah, tertata, dan melibatkan seluruh unsur pelayanan.
Rapat tersebut dihadiri oleh Praeses HKI Daerah III, Pdt. Saidon Ambarita, bersama dua calon pendeta HKI Daerah III, C.Pdt. Bornokma Sirait dan C.Pdt. Yesya Siahaan, serta Magang Supriadi Simatupang. Turut hadir pula Pengurus Inti Pusat PNB HKI, yakni Ketua Umum Arisen Siburian, Sekretaris Umum Tiovani Pasaribu, Wakil Sekretaris Umum Ana Stefani Simamora, dan Bendahara Umum Lastiar Sitompul.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas secara mendalam, meliputi:
Perkenalan peserta rapat
Pembahasan rancangan kegiatan
Pembahasan tempat kesekretariatan kegiatan
Pembentukan panitia
Perkiraan jumlah peserta
Penentuan lokasi kegiatan
Penetapan warna sari kegiatan
Setiap agenda dibahas secara terbuka dan penuh tanggung jawab, mengingat kongres ini merupakan momentum penting bagi perjalanan organisasi pemuda HKI ke depan.
Dari hasil pembahasan, disepakati beberapa keputusan awal sebagai berikut:
Kongres PNB HKI 2026 direncanakan dilaksanakan pada bulan Juli 2026 selama 3 hari 2 malam.
Rangkaian kegiatan akan meliputi: ibadah pembukaan, sidang kongres, pemilihan umum Pengurus Inti Pusat periode yang baru, ibadah pelantikan pengurus terpilih, serta exposure (kebersamaan dan pengenalan) seluruh peserta kongres.
Kongres PNB HKI Tahun 2026 akan dilaksanakan di Balige merujuk keputusan pada Sidang Pengurus Lengkap Pusat (SPLP) tahun 2025 di Dumai.
Panitia akan melibatkan perwakilan dari seluruh daerah, dengan komposisi tiga orang dari setiap daerah.
Ketua panitia akan dipilih dari HKI Daerah III.
Pengurus Inti Pusat PNB HKI akan melakukan koordinasi lanjutan dalam minggu ini dengan Pimpinan Pusat HKI guna memperkuat dukungan dan sinergi pelayanan.
Selain itu, dalam rapat juga disampaikan harapan agar berbagai pemangku kepentingan (stakeholder), termasuk pemerintah setempat, dapat turut mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Kongres PNB HKI 2026.
Kongres PNB HKI bukan sekadar agenda organisasi, melainkan wadah pembinaan, regenerasi kepemimpinan, serta momentum kebersamaan pemuda HKI dalam memperkuat panggilan pelayanan di tengah gereja dan masyarakat.
Melalui persiapan yang matang, diharapkan Kongres PNB HKI 2026 dapat berlangsung dengan baik dan menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa kemajuan bagi pelayanan pemuda HKI ke depan.
Mari kita doakan seluruh proses persiapan ini agar berjalan dengan lancar. Maju Pemuda HKI!
HKI semakin maju, masa depan gereja semakin kuat.(Pdt. Rameda Hutagalung, S.Th)
No comments yet.