RAPAT KOORDINASI KANTOR PUSAT HKI: Panitia Lokal Safari Paskah Batam Bekerja Sangat Baik

Kantor Pusat, (13/4/16) Pucuk Pimpinan HKI  Ephorus Pdt. M. Pahala Hutabarat, S.Th, MM bersama Sekjen Pdt. Dr. Batara Sihombing, M.Th memimpin Rapat Koordinasi Kerja Kantor Pusat. Rapat tindaklanjut melaksanakan Keputusan Rapat Majelis Pusat kedua pada 28-29 Maret 2016 di Hotel Virgo-Batam.

Sekjen Pdt. Dr. Batara Sihombing, M.Th, membuka rapat tersebut diawali dengan doa dan arahan rapat. Kemudian Ephorus Pdt. M. Pahala Hutabarat, S.Th MM melanjutkan, “rapat ini menyangkut evaluasi Safari Paskah Kantor Pusat di Batam sekaligus menindaklanjuti Keputusan Rapat Majelis Pusat  yang akan kita dikerjakan tahun 2016 ini”. Ephorus juga mengharapkan “agar hasil evaluasi ini menjadi cerminan perbaikan dan peningkatan Safari Kantor Pusat berikutnya sebagaimana diprogramkan Departemen Koinonia”.

Kantor Pusat sangat mengapresiasi kinerja Panitia Safari Paskah yang sangat rapi dan terencana. Panitia lokal yang dibentuk Praeses Daerah X KEPRI Pdt. Nurdia Hutasoit, S.Th dapat mengkoordinasi setiap kegiatan dengan baik mulai dari kedatangan, pelaksanaan Kegitan, hingga Kepulangan Pelayan Kantor Pusat dan seluruh peserta yang terlibat dalam safari ini.

Safari yang dirangkum dalam beberapa kegiatan yakni : Ramah Tamah Kantor Pusat dengan jemaat, Penjemaatan Paskah, Pembinaan parhalado, Pembinaan Keluarga Pendeta, Penahbisan Pendeta dan Rapat Majelis Pusat dapat berjalan dengan baik. Sekjen Pdt. Dr. Batara Sihombing, M.Th mengatakan, “Panitia dalam kerjasamanya sangat baik, dan dapat mempergunakan potensi-potensi yang sangat baik. Kedepan, pembinaan parhalado itu perlu ditingkatkan diatur lebih baik, karena tampak antusian parhalodo sangat baik. Bahkan, mereka meminta agar pembinaan terhadap parhalado dilakukan lagi khususnya di Batam”.

Ephorus Pdt. M. Pahala Hutabarat juga mengatakan, “Safari paskah, singkat, padat dan luar bisa. Ke depan,  safari di Daerah yang lain, agar pembinaan parhalado dibuat lebih maksimal lagi. Sehingga kita dapat lebih maksimal dan leluasa dalam komunikasi dan pembinaan terhadap para parhalado. Misalnya ke depan, pembinaan sintua dilakukan 2 hari dan 1 hari untuk pembinaan pendeta”.

Sehubungan Keputusan Rapat Majelis Pusat, Pucuk Pimpinan HKI meminta kepada seluruh Departemen dan perangkatnya di Kantor Pusat masing-masing membuat program dan tolak ukurnya. Khususnya sentralisasai, diharapkan Sentraliasi dapat maksimal tahun 2017. Departemen Keuangan agar menyusun peraturan sentraliasi dan besaran anggaran setiap resort dalam sentralisasi, paling lama bulan juni dan akan ditetapkan dalam Rapat Majelis Pusat terdekat. Sehingga dalam Ketetapan Pucuk Pimpinan pada Januri 2017, peraturan sentralisasi sudah dilampirkan.

Rapat Koordinasi yang diikuti seluruh Pendeta pelayan di Kantor Pusat, yakni : Kadep Koinonia Pdt. HR. Panjaitan, Kadep Marturia Pdt. J. Simanjuntak, MM, M.Th, Kadep Keuangan Pdt. Dormen Pasaribu, S.Th, Kadep Diakonia Pdt. Adventus Nadapdap, S.Th, Pengurus Dana Pensiun Pdt. MAE. Samosir, M.Th, Staff diakonia Pdt. Ramayanti, MA, Pelaksana PENGMAS Pdt. Ardin Lumbantobing, S.Th, PEMRED Mutiha Bina Warga Pdt. Beresman Nahampun, S.Th dan Vic. Roy Simaremare, S.Th sebagai Notulen.

(MBW/BN)

Bagikan Postingan ini: