huriakristenindonesia.com | Medan, 25 Maret 2026 – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menghadiri pembukaan Sinode ke-65 HKI yang diselenggarakan oleh Huria Kristen Indonesia di Convention Hall Hotel Danau Toba. Kehadiran Gubernur menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap peran strategis gereja dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan berlandaskan nilai-nilai spiritual.
Acara pembukaan sinode berlangsung dalam suasana khidmat melalui ibadah yang diikuti oleh para pimpinan gereja, pendeta, utusan jemaat dari seluruh daerah pelayanan, serta tamu undangan dari berbagai denominasi dan lembaga mitra gereja.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam menjaga kerukunan, memperkuat moralitas sosial, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Ia juga mengapresiasi kontribusi HKI yang selama ini aktif dalam pelayanan sosial, pendidikan, dan pembinaan umat di tengah masyarakat.
“Gereja memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan spiritualitas masyarakat. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sangat menghargai kontribusi Huria Kristen Indonesia dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan dan persatuan,” ujar Gubernur.
Sementara itu, Ephorus HKI, Pdt. Firman Sibarani, M.Th, dalam kesempatan yang sama menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa Sinode ke-65 HKI menjadi momentum penting untuk memperkuat arah pelayanan gereja ke depan, khususnya dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.
Sinode yang mengusung tema “Hati yang Baru – Hati yang Taat” (Yehezkiel 36:26–27) ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang tidak hanya berdampak bagi internal gereja, tetapi juga bagi kehidupan sosial kemasyarakatan secara luas.
Kehadiran berbagai tokoh, baik dari unsur pemerintah maupun gereja, mencerminkan semangat kebersamaan dan sinergi dalam membangun bangsa. Sinode ini juga menjadi ruang perjumpaan iman yang memperkuat komitmen gereja untuk terus menjadi terang dan garam di tengah dunia.
Rangkaian kegiatan Sinode ke-65 HKI akan berlangsung hingga 29 Maret 2026, dengan berbagai agenda persidangan, evaluasi pelayanan, serta perumusan program strategis gereja ke depan.
No comments yet.