EPHORUS BERKUNJUNG KE HKI MUARA

Pucuk Pimpinan HKI (Ephorus: Pdt. Firman Sibarani, M.Th) pada 30 September – 01 Oktober yang lalu mengadakan kunjungan ke HKI Muara bersama dengan Ka. Departemen Koinonia (Pdt. Olbiner Samosir, S.Th), Kepala Biro Pengmas HKI (Pdt. Hasudungan Siahaan, S.Th), Staff Ephorus (Pdt. Tabal Siburian, STh) dan rombongan dengan agenda utama adalah pelayanan kepada Warga Jemaat di HKI Muara serta mencari tumbuhan “duhutduhut Toba” yakni tumbuhan-tumbuhan yang banyak dikenal masyarakat Toba dan banyak dijumpai di daerah Toba yang berkhasiat sebagai obat (herbal) dan selanjutnya akan dibudidayakan di Pengmas HKI yang terletak di Tiga Dolok – Kab. Simalungun. Pada kunjungan tersebut rombongan Bapak Ephorus dan rombongan diterima secara langsung oleh Pendeta Resort HKI Resort Muara Pdt. Benyamin Siahaan, STh dan Parhalado HKI yang ada di HKI Muara.

Dalam kunjungannya tersebut, Ephorus menyempatkan diri untuk mengajar Sekolah Minggu-mengingat beliau juga selama ini intens memberi perhatiannya kepada Sekolah Minggu sebelum menjabat sebagai Ephorus HKI. Dalam kunjungan pelayanan di HKI Muara tersebut, Bapak Ephorus mengatakan kepada jemaat disana bahwa  jabatan Ephorus itu juga untuk Anak Sekolah Minggu dan bukan hanya kepada Pemuda maupun Kaum Bapa dan Ibu. Ini menjadi teladan pelayanan bagi setiap hamba Tuhan termasuk Penatua, Pendeta, Praeses agar tetap memberikan pelayanan nya bagi anak sekolah minggu.

Sejatinya, Kehadiran seorang Penatua, Pendeta dalam pengajaran Sekolah Minggu akan memberikan dampak rohani yang mendalam bagi pengalaman keagamaan anak-anak. Karena melalui hadirnya Pendeta dan Penatua dalam memberikan perhatian dan pelayanannya kepada anak-anak Sekolah Minggu dapat dipastikan bahwa anak-anak menerima pengajaran yang sesuai dengan doktrin dan keyakinan gereja. Oleh karena itu, peran Penatua dan Pendeta dalam pengajaran Sekolah Minggu sangatlah penting dan harus diupayakan.

Pelayanan kepada anak Sekolah Minggu merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan yang disampaikan oleh Gereja untuk pembentukan karakter anak-anak di dalam gereja. Ini dapat membantu anak-anak tumbuh dalam iman dan moral Kristen yang kokoh. Ini membantu menciptakan dasar yang kuat untuk iman Kristen dengan mempersiapkan iman jemaat dari sedini mungkin untuk hidup sebagai orang percaya yang matang dan berkomitmen dalam kehidupannya kelak.

Bagikan Postingan ini: